Minggu, 14 Jun 2026 06:38 WIB

SMKN 3 Pulau Mandangin Sampang Diterjang Banjir Rob, Fasilitas Sekolah Rusak

Petugas kebersihan sampah rob. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Petugas kebersihan sampah rob. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - SMKN 3 Sampang yang terletak di bibir pantai Pulau Mandangin menjadi korban banjir rob. Akibatnya, tumpukan sampah memenuhi sekolah hingga masuk dalam kelas.

Wakil SMKN 3 Sampang, Mabrur Jailani mengatakan, banjir rob setinggi 40-60 centimeter itu membuat sekolahnya terendam. Akibatnya, air laut merusak sejumlah fasilitas di sekolah.

Baca Juga: Dampak New Moon, Banjir Rob Ancam Pesisir Jatim 12-18 Juni 2026

"Mulai dari pagar, tanaman, lapangan olahraga, ring basket, tiang bendera semua rusak diterjang banjir rob. Apalagi air masuk ke dalam ruangan dan merusak perangkat penyimpan rekaman CCTV seperti DVR 18 dan DVR 12 port, kamera CCTV, dua LCD monitor, tiga komputer all in one, tiga laptop, tiga printer, kabel listrik dan gedung sekolah," ujarnya, Jumat (19/12/2024).

Ia mengatakan, banjir tersebut terjadi sejak beberapa hari terakhir. Biasanya, banjir mulai terjadi saat pukul 21.30 WIB hingga pukul 03.00 pagi.

"Biasanya malam sampai dini hari munculnya banjir," imbuhnya.

Baca Juga: Sekolah di Tulungagung Terdampak Gempa, Dispendik Usulkan Rehabilitasi

Meski begitu, ia mengaku banjir tak mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM). Sebab ujian siswa sudah selesai. Meski begitu pihaknya melakukan gotong royong akibat banyaknya sampah yanh dibawa air laut itu ke tiap ruang kelas.

"Untuk sementara tidak terganggu, karena sudah melaksanakan ujian semester. Tapi kami ada kegiatan class meeting terpaksa batal dilakukan karena banyak sampah yang harus kami bersihkan," ungkapnya.

Ia berharap pemerintah segera membangun tanggul atau dinding penahan air laut agar banjir rob tak lagi membuat sekolahnya terendam. Tak hanya itu ia juga berharap sekolahnya segera di relokasi.

Baca Juga: Tiga Ruang SDN di Tulungagung Rusak Parah Terkena Longsor

"Karena kalau tetap seperti ini, banjir rob akan terus merusak sekolah kami. Dari kejadian ini saja sekolah sudah rugi Rp100 juta" jelasnya.

Selain itu, banjir rob tak hanya merusak sekolah. Pasalnya, di sekitar sekolah juga terdapat pemukiman kampung nelayan. Ia khawatir, adanya banjir rob turut membawa penyakit diare dan Demam Berdarah Dengue (DBD).

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.