Senin, 08 Jun 2026 03:48 WIB

UMK Ponorogo Diusulkan jadi Rp2.380.646

Ilustrasi. (dok jatimnow.com)
Ilustrasi. (dok jatimnow.com)

jatimnow.com – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Ponorogo 2025 diusulkan mengalami kenaikan sebesar 6,5 persen dari UMK 2024.

Usulan ini merupakan hasil kesepakatan Dewan Pengupahan yang terdiri dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Ponorogo, dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

“Hasilnya, UMK 2025 diusulkan naik 6,5 persen dibandingkan UMK 2024,” ujar Kepala Disnaker Ponorogo, Suko Kartono, pada Kamis (12/12/2024).

Kenaikan ini berarti UMK Ponorogo 2025 bertambah Rp145.295, dari Rp2.235.311 pada tahun 2024 menjadi Rp2.380.606 pada tahun 2025.

Menurut Suko Kartono, persentase kenaikan ini sesuai dengan arahan pemerintah pusat melalui Permenaker Nomor 16 Tahun 2024.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Kami sudah berkoordinasi dengan APINDO dan SPSI. Karena ini keputusan pusat, kami ikuti saja,” jelasnya.

Usulan kenaikan UMK ini dibawa ke tingkat provinsi pada Kamis (12/12/2024) untuk mendapatkan persetujuan lebih lanjut dari Dewan Pengupahan Provinsi.

“Setelah itu, baru akan diputuskan,” tambahnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Sementara itu, keputusan mengenai Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025 telah diumumkan pada Rabu (11/12/2024). Untuk kabupaten Ponorogo sendiri naik dari sebelumnya Rp2.235.311 menjadi Rp2.380.646.

Kenaikan UMK di Ponorogo diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.