Sabtu, 06 Jun 2026 15:05 WIB

Pemkot Madiun Gelar Bazar Murah Antisipasi Nataru, Simak 3 Lokasinya

  • Penulis :
  • | Senin, 09 Des 2024 11:03 WIB
Warga sedang belanja di Warung Tekan Inflasi (Wartek). (Foto: Ney/irs/madiuntoday)
Warga sedang belanja di Warung Tekan Inflasi (Wartek). (Foto: Ney/irs/madiuntoday)

jatimnow.com - Dinas Perdagangan (Disdag) Pemkot Madiun menggelar bazar murah mulai hari ini, Senin tanggal 9 hingga 16 Desember. Kegiatan ini digelar untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok jelang Natal dan tahun baru 2025 (Nataru).

"Mulai tanggal 9 - 16 kami akan menyelenggarakan bazar murah. Lokasinya di 3 kecamatan secara bergiliran," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Anshar Rasidi, di laman resmi Kominfo Pemkot Madiun.

Baca Juga: Ubaya Sebar 1.000 Paket Sembako Murah di Surabaya dan Sidoarjo

Menurut Anshar, Disdag telah menetapkan lokasi bazar murah di 3 kecamatan. Yakni, Kelurahan Kuncen Kecamatan Taman, Lapangan Kanigoro Kecamatan Kartoharjo, dan Lapangan Winongo Kecamatan Manguharjo.

Tidak hanya itu, Disdag juga mengaktifkan toko acuan di Pasar Sleko, serta Warung Tekan Inflasi (Wartek) seperti di Pasar Besar Madiun (PBM).

Adapun toko acuan dan Wartek, menurut Anshar, bertujuan untuk stabilisasi harga dan stok bahan kebutuhan pokok di pasaran.

Selain itu, strategi berikutnya dilakukan dengan meningkatkan kerja sama antardaerah. Khususnya, terhadap daerah penghasil bahan kebutuhan pokok. Seperti Magetan dan Nganjuk.

Baca Juga: Pasokan Energi Aman, Pertamina Resmi Tutup Satgas Natal dan Tahun Baru

"Kami minta distribusi barang lancar. Karena proses distribusi itu juga memengaruhi inflasi," imbuhnya.

Untuk itu, Anshar mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap harga dan stok bahan kebutuhan pokok menjelang Nataru.

"Hingga saat ini harga masih landai. Tidak ada kenaikan yang melebihi HAP (harga acuan penjualan, red). Begitu juga stok masih sangat cukup," jelasnya.

Baca Juga: PGN Sukses Amankan Pasokan Gas Bumi Selama Periode Nataru

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun Abdul Aziz mengimbau agar pemerintah memperhatikan ketersediaan barang selama menjelang Nataru. Terutama, komoditas hortikultura. Seperti bawang merah dan bawang putih.

Apalagi, pada November 2024 Kota Madiun mengalami inflasi sebesar 0,29 persen atau naik 0,09 persen dari bulan sebelumnya. Hal ini tak lepas dari harga komoditas bawang merah yang mengalami kenaikan harga sebesar 31,53 persen sehingga memberikan andil inflasi tertinggi sebesar 0,12 persen.

"Produk hortikultura harus jadi perhatian. Apalagi, saat ini sudah musim penghujan yang dapat menyebabkan kualitas tanaman berkurang, produktivitas menurun, bahkan gagal panen," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.