Sabtu, 06 Jun 2026 18:31 WIB

Ibu Terpidana Bom Bali 1 Tak Mau Mati, Tunggu Ali Imron Bebas

Hj. Tariyem Ibunda dari terpidana kasus Bom Bali 1 pada 2002 Ali Imron. (Foto: VT TikTok Ali Fauzi)
Hj. Tariyem Ibunda dari terpidana kasus Bom Bali 1 pada 2002 Ali Imron. (Foto: VT TikTok Ali Fauzi)

jatimnow.com - Ali Fauzi adik terpidana Bom Bali 1 Ali Imron berencana akan mengajukan grasi ke Presiden Prabowo. Ali menyebut pengajuan ke-6 kali ini dilatarbelakangi sang ibunda Hj. Tariyem.

Menurut penuturan Ali Fauzi, selama 4 bulan terakhir ibunya sering mengigau dan menyebut berulang kali minta Ali Imron agar dibebaskan.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

"Saya nggak mau mati dulu sebelum Ali bebas," kata Ali ujar Ali Fauzi menirukan perkataan ibunya, Tariyem.

Ali menyebut usia dari sang ibunda, Tariyem menginjak kepala 9 dan mendekati 100 tahun. Ali mengaku sering dicurhati ibunya perihal kerinduan dengan sang kakak Ali Imron.

"Saya hampir setiap hari juga menangis jika mendengar keluhan dari ibu. Dia bilang 2 kakakmu sudah ditembak mati, ini yang satu kok nggak pulang-pulang, nggak bebas-bebas," kata Ali Fauzi, Kamis (5/12/2024).

Kerinduan sang ibu juga sering diutarakan melalui oleh-oleh makanan setiap mengunjungi Ali Imron di Rutan Polda Metro.

Baca Juga: Omzet Harian Tembus Rp 4 Juta, KDMP di Lamongan Disambut Positif Masyarakat

"Setiap bulan saya jenguk beliau, saya bawa kue dari ibu, saya serahkan kepada dia di Lapas," tutur Ali Faizi.

Lebih jauh, Ali Fauzi mengungkapkan bahwa ia merasa ada kesenjangan dalam hukuman Ali Imron. Menurutnya sejumlah kasus besar seperti narkoba di kasus Mery Jane dan Bali Nine mendapat ampunan, tapi tidak untuk kasus Ali Imron.

"Saya juga sebagai manusia biasa juga merasa cemburu sebenarnya. Karena pada beberapa kasus narkoba misalkan, Merry Jane beberapa minggu lalu diekstradisi ke Filipina dan kemudian di sana dibebaskan. Padahal vonisnya kan vinis mati," urainya

Baca Juga: Selama Libur Panjang, Stasiun Lamongan Layani 3 Ribu Penumpang

Belum lagi kasus narkoba di Bali yang terkenal dengan Bali Nine, lanjutnya, sebagian sudah dipulangkan ke Australia.

"Saya harapkan juga ini ada keseimbangan di dalam memperlakukan antra napi narkoba dan napiteroris," bebernya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.