Rabu, 22 Jul 2026 03:48 WIB

Polda Jatim Perketat Pengawasan Internal, Ancam Copot Anggota Terlibat Narkoba

Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto. (Foto: Humas Polda Jatim/jatimnow.com)
Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto. (Foto: Humas Polda Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com – Polda Jawa Timur akan bertindak tegas terhadap anggotanya yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan atau peredaran narkoba. Saat ini pihaknya tengah memperketat pengawasan internal.

Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak segan-segan mencopot jabatan jajarannya yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan atau peredaran narkoba. 

Baca Juga: Kurir Sabu 5,4 Kg Diringkus BNN Jatim di Bangkalan

“Komitmen Kapolda Jatim jelas, siapa pun anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba akan ditindak tegas,” ujar Dirmanto dalam konferensi pers di Gedung Bidhumas Polda Jatim, kamis (5/11/2024). 

Menurutnya Polda Jatim akan melakukan pengawasan internal secara ketat dan berjenjang hingga satuan wilayah paling bawah.

Siapapun yang terlibat, tegas Dirmanto akan diberikan sanksi tegas hingga pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH). 

"Bidpropam Polda Jatim secara rutin melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap anggota," jelasnya. 

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim melakukan penggeledahan di rumah salah satu oknum anggota polisi Aiptu Arif Susilo yang bertugas di Polres Tanjung Perak. 

Baca Juga: Bidpropam Polda Jatim Tes Urine Puluhan Anggota Polres Kediri Kota

Penggeledahan di rumah Aiptu Arif Susilo disebut terkait dengan pengembangan penangkapan di wilayah Lombok dengan tersangka Fatah dan Erwin dengan barang bukti 2 kilogram sabu yang diungkap BNN RI dan BNNP Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dari penggeledahan tersebut BNNP menyita 4 buku tabungan rekening. Sementara itu dari hasil pemeriksaan, Aiptu Arif Susilo diduga sebagai pengontrol pengiriman narkoba sampai di NTB.

Penggeledahan tersebut merupakan wujud tindak lanjut perjanjian kerjasama antara Ditresnarkoba Polda Jatim dan BNNP Jawa Timur.

"Pada saat penggeledahan juga didampingi anggota Bidpropam Polda Jatim," bebernya. 

Baca Juga: Kasus Catatan Sipil Endang Dibuka Lagi, Polda Jatim Gelar Perkara Khusus

Polda Jawa Timur berkomitmen untuk memberantas peredaran Narkoba dan sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

Sebagai bukti, Polda Jatim telah mengambil tindakan tegas bagi anggota yang terlibat peredaran narkoba. Belasan anggota beberapa bulan lalu telah dipecat karena terbukti dalam penyalahgunaan narkoba.

"Pada bulan November 2024 sudah ada 11 anggota terlibat dilakukan pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) karena terbukti terlibat Narkoba," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.