Minggu, 07 Jun 2026 10:09 WIB

12 Santri di Blitar Keracunan usai Sarapan

Polisi dan Dinas Kesehatan mendatangi lokasi santri keracunan di Blitar. (Foto: Dok Polres Blitar for jatimnow.com)Kota
Polisi dan Dinas Kesehatan mendatangi lokasi santri keracunan di Blitar. (Foto: Dok Polres Blitar for jatimnow.com)Kota

jatimnow.com - Belasan santri di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, mengalami keracunan usai menyantap menu sarapan. Mereka mengeluhkan pusing serta gatal di sekujur tubuh.

Pihak pondok membawa mereka ke Puskesmas untuk mendapat perawatan. Saat ini masih terdapat 2 santri yang dirawat di Puskesmas Srengat.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar mengatakan total jumlah santri yang diduga mengalami keracunan ini sebanyak 12 orang.

Dari jumlah tersebut sebanyak 10 santri telah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik. Sedangkan 2 santri masih dirawat dan dilakukan observasi di Puskesmas.

"Untuk 2 santri lainnya kini masih dilakukan observasi di Puskesmas,” ujarnya, Rabu (04/12/2024).

Peristiwa ini bermula saat sekitar 50 santri di pondok pesantren tersebut menyantap menu sarapan pagi. Pihak pondok menyediakan menu makanan berupa ikan tuna goreng tepung serta sayur bobor.

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

Berselang beberapa jam setelah sarapan, sebanyak 12 santri mengeluhkan gejala gatal-gatal serta pusing.

“Setelah itu para santri yang merasakan gejala keracunan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan," tuturnya.

Mendapat laporan ini, polisi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar langsung mendatangi lokasi. Mereka membawa sampel makanan yang dikonsumsi oleh santri.

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

Sampel makanan tersebut dibawa ke Laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar untuk diteliti kandungannya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahan makanan apa yang menyebabkan ke 12 santri di pondok pesantren tersebut mengalami keracunan.

"Saat ini proses pemeriksaan terhadap sampel masih berlangsung," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.