Senin, 27 Jul 2026 16:30 WIB

Anak Bunuh Ayah di Ponorogo Dipicu Hal Sepele Ini

Lokasi kejadian anak habisi ayah di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Lokasi kejadian anak habisi ayah di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus tragis seorang anak yang diduga menghabisi nyawa ayah kandungnya di Kelurahan Paju, Kecamatan Ponorogo Kota, mulai terungkap. Kasus itu dipacu oleh hal sepele.

Menurut Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, konflik antara ayah dan anak itu dipicu oleh hal sepele, yakni pelaku yang marah karena tidak diberi rokok oleh korban.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Diketahui, korban Bonamin (67) ditemukan tewas dengan luka di bagian kepala, sementara pelaku diduga adalah anak kandungnya sendiri, RD (27).

"Memang keduanya sering terlibat cekcok. Berdasarkan keterangan pelaku, malam itu dia minta rokok tapi tidak diberi, sehingga marah dan akhirnya terjadi insiden," ujar AKP Rudy pada Selasa (3/12/2024).

AKP Rudy juga menambahkan bahwa RD disebut oleh warga sekitar sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Namun, dari hasil interaksi awal, pelaku masih bisa diajak berkomunikasi secara jelas.

“Dia bahkan sempat berkata, 'saya sudah tidak cocok' kepada korban," ungkapnya menirukan pengakuan pelaku.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Insiden bermula ketika pelaku meminta makan malam berupa mi instan kepada korban. Namun, ketika ia juga meminta rokok, permintaannya tidak dipenuhi, yang diduga memicu kemarahan RD. Perkelahian antara keduanya akhirnya berujung pada kematian korban.

Setelah kejadian, polisi bersama tim medis langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan pelaku. Lokasi rumah korban kini telah dipasangi garis polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Lurah Paju, Daryono, RD tercatat sebagai ODGJ yang telah menjalani pengobatan rutin sejak 2016. Tim medis dari puskesmas setempat secara berkala mengantarkan obat ke rumah pelaku.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

“Pelaku selalu dipantau dan diberikan obat sesuai prosedur. Namun, kejadian seperti ini sangat disayangkan," kata Daryono.

Saat ini, pelaku telah dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk pemeriksaan kejiwaan lebih lanjut. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan kronologi peristiwa.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.