Senin, 27 Jul 2026 09:29 WIB

IIK Bhakta Kediri dan D’Professor Pecahkan 2 Rekor MURI dalam Sehari

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 01 Des 2024 12:10 WIB
Pemecahan rekor MURI kolaborasi IIK Bhakta Kediri dan D’Professor. (Foto: IIK Bhakta/jatimnow.com)
Pemecahan rekor MURI kolaborasi IIK Bhakta Kediri dan D’Professor. (Foto: IIK Bhakta/jatimnow.com)

jatimnow.com -  Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK Bhakta) Kediri memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui acara bertajuk Science & Art Harmony, pada Sabtu (30/11/2024). Yang lebih menarik, ada dua rekor muri sekaligus, yaitu Pemeriksaan Gigi Terhadap Profesor Terbanyak dan Paduan Suara dengan Anggota Profesor Terbanyak.

Melalui kolaborasi luar biasa yang melibatkan 55 profesor dalam grup D’Professor, acara bertajuk Science & Art Harmony ini menghadirkan konsep baru yang menggabungkan seni dan ilmu pengetahuan dalam satu panggung.

Baca Juga: PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya

Sebagai informasi, D’Professor merupakan band musik yang semua anggotanya adalah guru besar atau dikenal dengan profesor di berbagai bidang. Tidak hanya memiliki keterampilan dalam mengajar, menulis, dan meneliti, mereka juga ahli di bidang musik.

Grup ini berdiri sejak 24 Oktober 2021 yang diketuai oleh Prof.Dr. dr. Widodo Ario Kentjono, Sp.THT.KL, Subsp.Onk. Para guru besar ini diketahui aktif tampil dan menciptakan lagu dengan berbagai tema. Mulai dari tema sosial, pendidikan, dan moral. Beberapa lagu yang sudah diciptakan oleh mereka, seperti Pamer Putu dan Airlanggaku.

Acara dimulai dengan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut oleh puluhan yang terdiri dari dokter gigi umum dan dokter gigi spesialis dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG IIK Bhakti Wiyata) kepada 55 profesor secara serentak yang dilaksanakan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Bhakti Wiyata (RSGM Bhakta).

Pemeriksaan yang menggunakan 110 dental unit modern ini disaksikan langsung oleh perwakilan MURI yang telah hadir di lokasi. Rekor ini menjadi salah satu bukti nyata kontribusi IIK Bhakta terhadap kesehatan Indonesia.

Setelah pemeriksaan gigi dan mulut, untuk pertama kalinya dalam sejarah, 55 profesor akan bersatu di atas panggung untuk menyampaikan orasi ilmiah yang dipadukan dengan penampilan musik. Konser ini memukau penonton yang hadir di Auditorium IIK Bhakta. Dengan membawakan lagu berjudul Ayah Bunda, S’lalu Ada, dan Optimis, mereka tampil dalam paduan suara megah oleh jumlah profesor terbanyak.

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

Ini mencatatkan rekor MURI sebagai “Paduan Suara oleh Profesor Terbanyak di Indonesia.”

Event pemecahan rekor MURI ini ditutup dengan penampilan bintang tamu David Koeswoyo. Musisi sekaligus putra dari Yon Koeswoyo (salah satu anggota grup musik Koes Plus) tersebut memeriahkan suasana dalam balutan jamuan makan malam dengan membawakan beberapa lagu andalannya di Graha Bhakta Hall, Kampus IIK Bhakta.

“Ini adalah prestasi yang tidak hanya menginspirasi, namun juga menjadi tonggak sejarah baru di dunia pendidikan dan kesehatan indonesia,” kata perwakilan MURI.

Kehadiran 55 guru besar di Kampus IIK Bhakta bukan hanya untuk memecahkan rekor, namun juga menjadi momen untuk melihat perkembangan institut kesehatan terbaik di Kediri tersebut. Para profesor menyatakan kekaguman terhadap fasilitas dan program pendidikan di IIK Bhakta.

Baca Juga: Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

“IIK Bhakta telah menjadi model institusi pendidikan yang menggabungkan inovasi, kreativitas, dan pengabdian masyarakat,” ungkap Prof Ario.

“Kami bangga dengan pencapaian ini. IIK Bhakta dan RSGM adalah wujud nyata dari dedikasi kami untuk mendukung kesehatan masyarakat sekaligus memberikan pengalaman praktis terbaik sivitas akademika,” tambah Rektor IIK Bhakta Prof. Dr. apt. Muhamad Zainuddin.

Dua rekor MURI ini menjadi bukti komitmen IIK Bhakta dalam menciptakan inovasi pendidikan dan pengabdian masyarakat yang berdampak nyata. Kampus kesehatan yang memiliki 22 program studi ini tidak hanya menorehkan sejarah, namun juga menetapkan standar baru dalam kolaborasi lintas bidang pendidikan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.