Minggu, 07 Jun 2026 04:52 WIB

Mendengar Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis di Surabaya

Siswi Surabaya saat simulasi Makan Bergizi Gratis (foto: Humas Pemkot Surabaya)
Siswi Surabaya saat simulasi Makan Bergizi Gratis (foto: Humas Pemkot Surabaya)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya menyatakan siap menjalankan program Makan Bergizi Gratis di Kota Pahlawan. Rencananya program ini dimulai serentak pada 2025 mendatang. 

"Tahun depan berjalan sudah siap. Alhamdulillah, kita sudah uji coba dan sudah memiliki role model di lingkungan sekolah. Contohnya, Pak Walikota menyampaikan harus disiapkan lingkungan sekolah yang berdekatan dengan UMKM," kata Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, Selasa (26/11/2024).

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Produk Makan Bergizi Gratis ini rencananya akan bekerjasama dengan UMKM yang dekat dengan lingkungan sekolah, agar lebih dekat.

Yusuf mengakui, Dispendik Surabaya akan berkolaborasi dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya terkait produksi program Makan Bergizi Gratis.

Sementara dari komposisi nutriai, menu yang disediakan, lanjut Yusuf, Dispendik akan dipantau Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya. 

Menu tersebut harus mengandung 4 sehat 5 sempurna antara lain, nasi, lauk pauk, sayur, buah, dan susu. 

"Kesiapan lainnya, para pelajar ada yang bertanggung jawab mendistribusikannya kepada teman sekelas setelah diantar, ada yang bertanggung jawab pada kebersihan untuk cuci tangan, maupun membuang sampah sehabis makan. Serta mengingatkan untuk berdoa sebelum makan,” jelasnya.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

Sementara untuk kebersihan lingkungan sekolah usai makan, pihaknya akan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya.

"Sehingga tidak berceceran, jadi mereka latihan manajemen di kelas maupun di lingkungan sekolah. Ini sebagai upaya edukasi kepada para siswa,” jelas dia.

Tahapan selanjutnya, kata Yusuf, Dispendik Surabaya tengah menunggu arahan resmi dari Kementerian Pendidikan dan Menengah (Dikdasmen) Republik Indonesia (RI), mengenai kepastian menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dispendik Surabaya juga telah menghitung perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan program tersebut. Setelah dihitung, anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp1,1 triliun dengan harga satu produksi makanan senilai Rp15 ribu per hari. 

Baca Juga: Belasan Anak TK Jember Diduga Keracunan MBG, Satgas Minta Penutupan SPPG

"SD/Mi sebanyak 252.632, lalu SMP/Mts sebanyak 116.759. Untuk sekolah non muslim, saya sudah bertemu dan mereka memiliki model catering di kantin karena full day. Tapi kami masih menunggu arahan kementerian,” terangnya.

Sembari menunggu arahan resmi Dikdasmen RI, Dispendik Surabaya telah memiliki sejumlah role model yang telah dipersiapkan untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis. Ke depan, Yusuf berharap sinergitas antara Pemkot Surabaya dengan PT. Gojek Tokopedia (GOTO) saat uji coba program Makan Bergizi Gratis, dapat kembali berjalan. 

"Sekolah sudah menyiapkan distribusi pengiriman, dan sudah terbentuk, seperti ada yang bekerjasama dengan Gojek,” pungkasnya. 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.