Rabu, 22 Jul 2026 10:32 WIB

7 PPS Sampang Dicopot gegara Diduga Tak Netral

Ketua KPU Sampang, Aliyanto. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Ketua KPU Sampang, Aliyanto. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah anggota PPS di Sampang dicopot dan diganti oleh petugas lain.

Alasannya, anggota PPS tersebut tersandung kasus hukum karena diduga tak netral dan endukung salah satu pasangan calon.

Baca Juga: Linmas TPS 004 Sampang Meninggal Dunia Diduga Akibat Kelelahan

Ketua KPU Sampang, Aliyanto mengatakan 7 anggota PPS itu berasal dari sejumlah tempat, di antaranya dari Desa Darma Kecamatan Camplong, Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Desa Bajrasokah, Pesarenan, dan Rabasan, Kecamatan Kedungdung serta dari Desa Meteng, Kecamatan Omben.

"Kalau yang dari Camplong itu dua orang, salah satunya mengundurkan diri. Lalu yang dari Desa Bajrasokah dicopot karena diduga mendukung salah satu paslon," ujarnya, Sabtu (23/11/2024).

Selain itu, untuk anggota PPS Desa Pesarenan diketahui pernah divonis lima tahun. Sedangkan PPS Desa Rabasan saat tengah menjalani proses hukum.

Baca Juga: Suara untuk Cabup Sampang Abah Idi Menang Telak di TPS Desanya

"Semua itu atas laporan masyarakat yang kami terima dan setelah kamo kroscek ternyata benar," imbuhnya.

Sedangkan anggota PPS Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah juga di PAW setelah diketahui pernah menyelinap masuk ke gudang logistik secara diam-diam selama tiga hari saat Pemilu 2019.

Baca Juga: Puluhan Personel Marinir Amankan di Pilkada Sampang

Hal tersebut dikhawatirkan akan terulang sehingga anggota PPS itu dicopot.

"Bahkan saat 2019 itu akibat aksinya itu sempat terjadi konflik di wilayah tersebut. Sehingga berdasarkan hasil rapat, yang bersangkutan kami copot dan gantikan dengan petugas lain yg mendapat ranking nomor 6 pada seleksi PPS," pungkasnya. 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.