Sabtu, 06 Jun 2026 10:54 WIB

Ngalup Collaborative Network X Bangun Bangsa Ajari Disabilitas di Malang Bikin Logo

  • Penulis : Gerhana
  • | Selasa, 12 Nov 2024 07:30 WIB
Ngalup.co X Bangun Bangsa saat mengajari teman-teman disabilitas. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Ngalup.co X Bangun Bangsa saat mengajari teman-teman disabilitas. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Saat ini, pemerintah pusat, daerah maupun swasta sedang memberikan perhatian lebih untuk disabilitas yaitu dengan memberikan kesempatan mereka mengasah potensi dan bakatnya. 

Sebab, para penyandang disabilitas juga memiliki kesempatan untuk berdaya, berkarya dan bekerja secara profesional, yang tentunya perlu didukung oleh lingkungan yang produktif dan menitik beratkan pada kohesivitas atau persaudaraan yang baik antara masyarakat dan para penyandang disabilitas. 

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Hal tersebut yang melatarbelakangi Bangun Bangsa untuk mengadakan program inkubasi bisnis bagi penyandang disabilitas di Malang.

Kegiatan bertajuk ‘Empower Academy’ ini berkolaborasi dengan Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co) dan didukung oleh Komunitas Lingkar Sosial (Linksos) dan Malang Creative Center (MCC).

Selama ini, rekan-rekan disabilitas mendapatkan berbagai macam materi yang berkaitan dengan strategi membangun bisnis dan bagaimana melakukan pemasaran dan kampanye digital. Mulai dari menyusun HPP, menyusun ide bisnis, product market fit hingga pentingnya mendaftarkan merek.

Pekan lalu, teman-teman disabilitas diberikan edukasi mengenai pentingnya pendaftaran merek. Namun, sebelum daftar, teman-teman disabilitas melakukan cek merek secara mandiri melalui Trademark Analyzer yang dimiliki oleh Mebiso. 

Salah satu bagian penting dalam pendaftaran merek, selain nama adalah logo. Setiap usaha tentunya memiliki ciri khas logo yang unik dan menarik. Tujuannya, sebagai identitas pembeda dengan merek lainnya.

Tentunya, logo tersebut bisa digunakan untuk memperkuat digital branding, baik melalui media sosial maupun website. Termasuk media branding  dan pemasaran, seperti katalog, produk kemasan, flyer dan lainnya.

"Materi ini diberikan agar teman-teman disabilitas yang sudah memiliki usaha bisa membuat mereknya secara mandiri dengan teknis yang mudah. Sehingga, mereka tidak perlu khawatir menjalankan bisnisnya saat logo sudah jadi dan sudah didaftarkan," kata CEO Ngalup.co, Andina Paramitha, Selasa (12/11/2024).

Sebagai informasi, Empower Academy merupakan program inkubasi bisnis yang diprakarsai oleh Bangun Bangsa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan individu penyandang disabilitas dan komunitas marginal dengan keterampilan bisnis hingga mencapai kemandirian finansial.

"Kegiatan ini hadir untuk membantu para penyandang disabilitas atau komunitas dan individu yang terpinggirkan untuk meningkatkan keterampilan bisnis mereka melalui pelatihan dan program pendampingan bisnis dan digitalisasi," katanya. 

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Dia menyebut, kegiatan tersebut akan berlangsung selama delapan bulan, dengan melibatkan 25 teman-teman disabilitas dari Komunitas Linksos untuk berkarya, baik yang sudah memiliki bisnis maupun yang belum memiliki bisnis.

"Kami berharap, melalui kegiatan ini, teman-teman disabilitas bisa meningkatkan keterampilan bisnis. Sehingga penyandang disabilitas dapat memberikan kontribusi yang unik, yang tidak hanya bermanfaat bagi organisasi tetapi juga bagi perkembangan sosial dan teknologi secara keseluruhan," katanya. 

Dalam kegiatan ini, teman-teman disabilitas akan dibagi ke dalam dua kategori, yakni kategori Unbusiness (Business Creation) bagi yang belum memiliki bisnis. 

Mereka akan mendapatkan materi antara lain Basic Entrepreneurship, Business Idea & Idea validation, Market Validation, Business Model Canvas, Business Financial, Product Packaging & Design, Digital Marketing & Sales, Legal Aspect & Business Risk, dan Business Planning.

Sedangkan, untuk kategori Inbusiness (Business Scale Up) akan mendapatkan materi antara lain Business Landscape Update, Evaluate Business Model, s, Product Dev & Innovation, Supply Chain Management, Effective Marketing & Sales, Ekspansi Pasar melalui Kolaborasi, Human Resources Development, Maintain Financial Health, Legal & Aspect Business Risk, serta Business Planning.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Penanggung Jawab Bangun Bangsa, Dian Widyanarti berharap, melalui Empower Academy ini, pihaknya berharap dapat menciptakan dampak positif yang lebih luas dan inklusif. 

Sesuai dengan salah satu dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, no one left  behind, Empower Academy ini merupakan komitmen Bangun Bangsa untuk turut  memberdayakan dan membina kelompok penyandang disabilitas agar mereka menjadi berdaya dan mandiri, melalui perluasan akses dan kesempatan. 

"Kami juga mengajak para pemangku kepentingan di luar sana untuk turut berkolaborasi dalam menciptakan pemerataan ekonomi yang lebih inklusif," kata dia.

Pendiri Linksos, Ken Kerta menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu membangun stigma positif di masyarakat terkait pemberdayaan disabilitas, dengan menunjukkan bahwa individu dengan disabilitas memiliki potensi luar biasa yang patut didukung.

"Ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan yang setara, adil, dan tanpa diskriminasi sehingga penyandang disabilitas dapat berpartisipasi dalam setiap aspek kehidupan," katanya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.