Selasa, 09 Jun 2026 04:41 WIB

Wayang Kulit Emas Asal Ponorogo Rambah Mancanegara

Isyanto bersama hasil karyanya wayang berlapis emas
Isyanto bersama hasil karyanya wayang berlapis emas

jatimnow.com – Wayang kulit dengan warna cat mungkin sudah biasa. Namun apa jadinya jika wayang kulit berlapis emas? Kerajinan wayang berlapis emas tersebut kini ditekuni oleh Isyanto, warga Jalan Rumpuk, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Bukan emas biasa, namun emas 21 karat.

Saat didatangi jatimnow.com di rumahnya, Isyanto terlihat mengerjakan beberapa pesanan. Beberapa kulit hewan yang sudah kering juga terlihat berjejer. Kemudian Isyanto membuat pola wayang sesuai pesanan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Ia menjelaskan, kulit yang digunakan pun bukan kulit sapi pada umumnya. Namun menggunakan kulit kerbau bule yang didatangkan dari India dan Suriname.

“Kulitnya ini kulit kerbau bule. Bukan yang sapi. Kalau saya memang berbeda dibanding yang lain,” katanya sambil menunjukkan bahan dasarnya.

Tak sampai disitu, kata bapak lima orang anak ini, wayang dibuat dengan cara dipahat dan diukir. Isyanto dengan telaten memahat dengan alat pahatan khusus. Setelah selesai, wayang kulit baru diberi lapisan emas pada bagian tertentu. Ukirannya pun dibuat sedetail mungkin.

Baca Juga: Aniwayang Tembus Panggung Dunia, Sulap Wayang Jadi Hiburan Modern di Museum Nasional

Menurutnya, kalau memahat itu juga harus dengan hati. Walaupun ini pesanan, tetap membuatnya dengan sepenuh hati. Biar tidak salah. “Nah kalau yang ini sudah jadi. Ini pesanan orang. Tinggal diambil saja,” katanya sambil menunjukan.

Obrolan pun berlanjut, ia menjelaskan, menekuni kerajinan wayang kulit berlapis emas mulai tahun 2000 an. Saat itu banyak yang menginginkan wayang sepsial baik dari segi pahatan maupun warna wayang kulit.

“Akhirnya saya mencoba membuat. Saya beranikan diri melapisinya dengan emas. Awalnya ragu,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Namun justru, wayang berlapis emas dirinya semakin laku. Ia mengklaim banyak jutawan Indonesia membeli wayangnya. Bahkan saat ini merambah mancanegara. “Ada yang pesan dari Inggris, Jepang, Korea juga,” katanya.

Ia menjelaskan, harga wayang emasnya dibandrol dengan harga Rp 4 juta hingga puluhan juta. Menurutnya, bandrol harga tergantung jenis tokoh wayang dan banyaknya lapisan emas yuang dibutuhkan. “Kalau berbicara omset ya ratusan juta,” klaimnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.