Jumat, 12 Jun 2026 04:04 WIB

Debat Pilkada Jember, Hendy Bicara Perpanjangan Runway Bandara Notohadinegoro

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 10 Nov 2024 14:30 WIB
Paslon Hendy - Gus Firjaun dalam debat publik kedua Pilkada Jember 2024. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Paslon Hendy - Gus Firjaun dalam debat publik kedua Pilkada Jember 2024. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dalam debat kedua Pilkada Jember, Calon Bupati Hendy Siswanto menyampaikan adanya kesepakatan perpanjangan runway di Bandara Notohadinegoro Jember. 

Dimana dalam debat kedua, yang bertempat di salah satu aula hotel juga ada materi tentang pengoptimalisasian Bandara Notohadinegoro Jember, Sabtu (9/11/2024) malam.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

Hendy menyampaikan, selain menyelesaikan operasional dan perbaikan struktur, ia juga telah membuat berita acara terkait pembebasan lahan dengan PTPN.

"Hasil trakhir berita acara kami dengan Kepala Staf Presiden (KSP) Wantanas dan BPN, Meneg BUMN, Kemenhub, Pemprov dan Pemkab, itu sudah mencapai kesepakatan bahwa runway itu diperpanjang," katanya,

Calon petahana itu mengaku, kesepakatan tersebut tidak mudah prosesnya, Pemerintah Kabupaten Jember mengajukan proses itu mulai tahun 2022 dan tahun depan sudah selesai.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

Jadi tanah milik PTPN 1 Regional V harus dibebaskan dan harus dibayar. Pemkab Jember mengusulkan lewat Pemprov Jawa Timur, untuk dianggarkan tahun 2025.

"Itu pengajuan sudah lama sekali, mulai tahun 2022. Cuma masalahnya Jember kurang kompetitif, belum banyak penumpangnya," ungkapnya. 

Karena menurut Hendy, tidak bisa hanya pengembangan Bandara hanya sebatas angan-angan, karena yang diutamakan terlebih dahulu runway yang harus diperpanjang. 

Baca Juga: KPU Jember Resmi Tetapkan Bupati dan Wabup 2025-2030, Fawait: Awal Perjuangan

Sedangkan jika ingin diperpanjang, maka bagaimana mendapatkan tanah PTPN dan itu sudah dilakukan. Karena semua itu prosesnya tidak mudah dan gampang.

"Sri Mulyani menyampaikan, tidak boleh tanah pemerintah dilepas, tanpa ada veluenya. Maka PTPN tidak serta merta memberikan saja, mereka ada prioritas bisnis atau ada uang yang masuk didalam perusahaan," tegasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.