Selasa, 28 Jul 2026 07:33 WIB

Kemeriahan Perayaan Hari Jadi Desa Bungurasih Ke-1164

Kirab tumpeng dalam perayaan Hari Jadi Desa Bungurasih Sidoarjo yang ke-1164. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Kirab tumpeng dalam perayaan Hari Jadi Desa Bungurasih Sidoarjo yang ke-1164. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Desa Bungurasih Sidoarjo merayakan hari jadi ke-1164 dengan menggelar berbagai kegiatan. Termasuk diantaranya sarasehan bedah buku tentang Bungurasih, hingga kirab tumpeng.

Panitia Hari Jadi Desa Bungurasih Tito Pradopo mengatakan, perayaan ini dibuka dengan adanya kirab tumpeng dari 34 RT yang ada di Bungurasih.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

"Setiap RT akan membawa satu tumpeng diarak menuju makam Mbah Jenggot," ucapnya Jumat (1/11/2024) malam.

Ia melanjutkan, tradisi kirab tumpeng ini merupakan simbol kekompakan warga dan sarana untuk mengingat serta menghormati leluhur desa yang sekaligus untuk mengungkapkan rasa syukur masyarakat Bungurasih.

Selain tradisi kirab tumpeng, juga digelar sarasehan bedah buku pada perayaan ini.

"Ada sarasehan yang menceritakan sejarah Bungurasih, serta keterkaitannya dengan beberapa desa di sekitarnya, seperti Masangan, Wedi, Wage, Rungkut di Surabaya, dan Pagesangan," ungkapnya.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Menurut Tito, perayaan ulang tahun desa ini baru pertama kali dilaksanakan penggalian data dan diskusi oleh arkeolog, sejarawan hingga tokoh masyarakat.

Dari beberapa sumber termasuk Prasasti Kacana dan Prasasti Gedangan didapatkan bahwa hari jadi Bungurasih ada pada tahun 860 masehi.

"Dari situ, usia dari Desa Bungurasih diketahui sudah 1164 tahun. Hal ini juga membuktikan bahwa Bungurasih sudah ada jauh sebelum Kabupaten Sidoarjo berdiri," jelasnya.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Industri, Kawan Lama Solution Expo 2026 Hadir di Surabaya

Selain kirab dan sarasehan, masrakat juga dihibur dengan penampilan drama asal-usul Desa Bungurasih.

Sementara itu, Kades Bungurasih Eko Yulianto berharap dengan adanya acara ini dapat memberikan wawasan sejarah Bungurasih dan desa-desa sekitarnya.

"Terutama generasi muda, dapat lebih memahami dan menghargai sejarah desanya. Dengan ini, Desa Bungurasih tidak hanya merayakan hari jadi, tetapi juga meneguhkan identitas desa ini," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.