Jumat, 12 Jun 2026 21:31 WIB

Kemeriahan Perayaan Hari Jadi Desa Bungurasih Ke-1164

Kirab tumpeng dalam perayaan Hari Jadi Desa Bungurasih Sidoarjo yang ke-1164. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Kirab tumpeng dalam perayaan Hari Jadi Desa Bungurasih Sidoarjo yang ke-1164. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Desa Bungurasih Sidoarjo merayakan hari jadi ke-1164 dengan menggelar berbagai kegiatan. Termasuk diantaranya sarasehan bedah buku tentang Bungurasih, hingga kirab tumpeng.

Panitia Hari Jadi Desa Bungurasih Tito Pradopo mengatakan, perayaan ini dibuka dengan adanya kirab tumpeng dari 34 RT yang ada di Bungurasih.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Setiap RT akan membawa satu tumpeng diarak menuju makam Mbah Jenggot," ucapnya Jumat (1/11/2024) malam.

Ia melanjutkan, tradisi kirab tumpeng ini merupakan simbol kekompakan warga dan sarana untuk mengingat serta menghormati leluhur desa yang sekaligus untuk mengungkapkan rasa syukur masyarakat Bungurasih.

Selain tradisi kirab tumpeng, juga digelar sarasehan bedah buku pada perayaan ini.

"Ada sarasehan yang menceritakan sejarah Bungurasih, serta keterkaitannya dengan beberapa desa di sekitarnya, seperti Masangan, Wedi, Wage, Rungkut di Surabaya, dan Pagesangan," ungkapnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Menurut Tito, perayaan ulang tahun desa ini baru pertama kali dilaksanakan penggalian data dan diskusi oleh arkeolog, sejarawan hingga tokoh masyarakat.

Dari beberapa sumber termasuk Prasasti Kacana dan Prasasti Gedangan didapatkan bahwa hari jadi Bungurasih ada pada tahun 860 masehi.

"Dari situ, usia dari Desa Bungurasih diketahui sudah 1164 tahun. Hal ini juga membuktikan bahwa Bungurasih sudah ada jauh sebelum Kabupaten Sidoarjo berdiri," jelasnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Selain kirab dan sarasehan, masrakat juga dihibur dengan penampilan drama asal-usul Desa Bungurasih.

Sementara itu, Kades Bungurasih Eko Yulianto berharap dengan adanya acara ini dapat memberikan wawasan sejarah Bungurasih dan desa-desa sekitarnya.

"Terutama generasi muda, dapat lebih memahami dan menghargai sejarah desanya. Dengan ini, Desa Bungurasih tidak hanya merayakan hari jadi, tetapi juga meneguhkan identitas desa ini," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.