Selasa, 09 Jun 2026 04:10 WIB

3.840 Warga Banyuwangi Operasi Katarak Gratis

  • Penulis :
  • | Kamis, 24 Okt 2024 09:22 WIB
Plt Bupati Banyuwangi Sugirah. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Plt Bupati Banyuwangi Sugirah. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

jatimnow.com - Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar operasi katarak gratis yang digelar selama empat hari mulai Selasa (22/10/2024) kemarin. Lebih dari 3.840 orang telah menjalani operasi katarak gratis sejak pertama digelar 2014 lalu.

Operasi katarak gratis digelar di Kantor PMI Banyuwangi Jalan Kartini. Operasi tersebut digelar atas kerja sama Pemkab Banyuwangi, PMI Banyuwangi, John Fawcett Foundation, dan beberapa lembaga yang menjadi donatur.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Plt Bupati Banyuwangi Sugirah menjelaskan, sebanyak 300 orang ditargetkan menjalani operasi katarak gratis pada pelaksanaan kali ini.

Selain operasi katarak, digelar juga pemberian kacamata gratis untuk sekitar 800 orang, pengobatan mata gratis untuk 500 orang, pemeriksaan mata gratis di sekolah-sekolah untuk 300 siswa, dan pemasangan bola mata gratis untuk puluhan orang.

"Ini merupakan tahun kesepuluh pelaksanaan operasi katarak gratis di Banyuwangi. Alhamdulillah setiap pelaksanaan, pesertanya selalu membeludak," kata Sugirah dalam siaran pers.

Operasi katarak gratis pertama kali digelar pada 2014. Saat itu, pelaksanaannya digelar setahun sekali. Karena peminatnya tinggi, pelaksanaannya ditambah menjadi setahun dua kali.

"Dalam sepuluh tahun terakhir, hanya sekali tidak digelar, yaitu ketika Covid-19," kata Plt Ketua PMI Banyuwangi Nurhadi.

Baca Juga: Upaya Dinkes Kota Kediri Kendalikan Penyakit Paru Obstruktif Kronik dan Asma

Selama sepuluh tahun, lanjut Nurhadi, lebih dari 3.840 orang telah menjalani operasi katarak gratis. Sementara jumlah warga yang mendapat pemasangan bola mata palsu gratis lebih dari 150 orang.

Berikutnya, pemberian kacamata gratis sudah menyentuh lebih dari 13.700 orang, pengobatan mata gratis sebanyak lebih dari 7 ribu orang, dan pemeriksaan untuk anak sekolah menjangkau 6.800 siswa lebih.

Untuk pelaksanaan kali ini, sebanyak delapan dokter mata dan puluhan tenaga kesehatan lain diturunkan.

"Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan kali ini," lanjut dia.

Baca Juga: Habib Usman Doakan Adies Kadir di Maulid Nabi: Dulu Kolaps, Kini Sehat

Salah satu pesien operasi katarak gratis, Kiran (70) mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Untuk mengikuti operasi katarak secara mandiri, ia harus mengeluarkan uang beberapa juta rupiah.

"Senang di sini bisa gratis," kata Kiran.

Kiran mengalami katarak pada mata bagian kiri. Setelah dioperasi, ia berharap pengelihatannya bisa membaik. Sehingga ia bisa beraktivitas secara normal.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.