Sabtu, 06 Jun 2026 18:27 WIB

Pembangunan Surabaya Waterfront Land, Eri Cahyadi Janji Pertahankan Lingkungan

Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berjanji bakal tetap menjaga kelestarian lingkungan dan berpihak kepada para nelayan di pesisir Kota Pahlawan bila terpilih kembali menjadi Wali Kota Surabaya.

Hal tersebut disampaikan Eri dalam debat publik yang diselenggarakan oleh KPU Kota Surabaya pada rabu (16/10/2024) malam.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Dalam debat tersebut, Eri ditanya mengenai komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan yang dikaitkan dengan rencana proyek strategis nasional (PSN) Surabaya Waterfront Land.

Di moment tersebut Eri menjelaskan sesuai dengan Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah disebutkan bahwa perizinan pesisir sepanjang 12 Mil bukan merupakan tanggung jawab Pemkot Surabaya.

Dalam hal ini, Eri menyampaikan bahwa jika ia terpilih nanti akan tetap mempertahankan dan menjaga lingkungan yang ada di pesisir Surabaya.

"Tapi yakinlah ketika kami menjadi wali kota Surabaya. Maka kami akan mempertahankan ruang terbuka hijau di Kota Surabaya. Apa itu? Mangrove. Hutan mangrove akan tetap kami pertahanankan, karena dari hutan mangrove mampu menangkal dari abrasi dan dari banjir, serta mempertahankan biota flora dan faunanya," jawab Eri.

"Caranya seperti apa, kita jadikan hutan mangrove sebagai tempat wisata untuk menjaganya. Sehingga bisa kita katakan sebagai green ekonomi, disana UMKM dapat bergerak," sambungnya.

Baca Juga: Foto: Parade Bunga dan Spot Light Surabaya Vaganza 2026

Selain itu, Eri juga berjanji bakal memperhatikan nasib para nelayan yang tinggal dan mencari nafkah di wilayah pesisir Surabaya.

"Di pesisir ada saudara kita para nelayan, kita sangat bangga betul dengan perjuangan mereka, kita juga memberikan bantuan kepada mereka. Dengan memberikan bantuan berupa perahu yang terbuat dari fiber glass. Bahkan kami juga membuka stasiun pengisian bahan bakar khusus nelayan agar mendapatkan BBM subsidi," bebernya.

Sementara itu, Eri juga menunjukkan bukti nyata komitmennya terhadap kepedulian lingkungan.

Baca Juga: Semarak Surabaya Vaganza 2026

"Selain itu kami juga mengolah sampah menjadi energi, serta mempertahankan ruang terbuka hijau yang ada serta penggunaan kendaraan listrik, Ini adalah wujud komitmen kami dalam menjaga lingkungan," tambahnya.

Disisi lain, untuk menunjang kebutuhan akan transportasi umum, pihaknya juga bekerja sama dengan pemerintah daerah sekitar Surabaya. Ia juga berencana bakal membangun ART sebagai moda angkutan masal yang ramah lingkungan.

"Intinya pembangunan apa pun di Surabaya, yang mengenai masyarakat harus memberikan manfaat bagi masyarakat Surabaya," tutupnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.