Rabu, 22 Jul 2026 04:08 WIB

Aksi Begal Rampas HP Mahasiswi ITS Surabaya Terekam Kamera Mobil

Aksi begal terekam kamera dashcam (kamera mobil). (Foto: tangkapan layar media sosial for jatimnow.com
Aksi begal terekam kamera dashcam (kamera mobil). (Foto: tangkapan layar media sosial for jatimnow.com

jatimnow.com - Kawanan begal bersenjata tajam merampas handphone (HP) milik mahasiswi baru (maba) di depan Jalan Arif Rahman Hakim, Surabaya pada Kamis (12/9/2024) petang.

Dalam sebuah video rekaman dashcam (kamera mobil), memperlihatkan kawanan begal tengah berusaha kabur dengan mengendarai motor matik, usai merampas handphone milik mahasiswi yang tengah menunggu gojek yang ia pesan di depan Madical Center Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Mendapati HP-nya dirampas, korban kemudian melakukan perlawanan mengejar dan menarik para pelaku hingga akhirnya sempat membuat kawanan begal tersebut terjatuh.

Meski begitu, kawanan begal tersebut kemudian terlihat mengancam korban dengan mengacungkan senjata tajam, mereka lalu bergegas kabur setelah mobil yang merekam kejadian itu membunyikan sirine.

Pengendara mobil juga sempat berusaha melakukan pengejaran dan mencoba menghentikan para pelaku dengan memepet pelaku di pinggir jalan. Namun, sayangnya pelaku berhasil putar balik dan kabur.

Aksi nekat kawanan begal yang terekam dashcam itu viral di media sosial.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Warganet menilai bahwa kondisi Kota Surabaya belakangan makin tindak kondusif. Pelaku aksi kriminalitas kini makin nekat dan beringas.

"Sby (Surabaya) darurat begal koyok e iki," tulis @tomxxxxx di kolom komentar akun Instagram @surabayakabarmetro seperti yang dilihat jatimnow.com, Jumat (13/9/2024) dinihari.

Sementara itu, warga net juga meminta pemerintah kota untuk lebih meningkatkan keamanan bagi warganya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Pak walikota aktifno maneh (lagi) ruang full cctv e iku, kok male (jadi) gak aman iki suroboyo. Nek gak ono anggarono rek wes resah iki wargae (kalau tidak ada anggarkan lagi, sudah meresahkan warga ini), " komentar @azixxxxx.

Sementara itu, informasi yang dihimpun korban diketahui bernama Naja mahasiswi teknik Arsitektur ITS angkatan 2024 asal Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Kasus tersebut kabarnya juga dilaporkan ke aparat kepolisian.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.