Senin, 27 Jul 2026 17:25 WIB

Hingga September 2018, 18 Orang di Blitar Positif Terjangkit HIV

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 24 Sep 2018 09:24 WIB
Kantor Dinas Kesehatan Kota Blitar
Kantor Dinas Kesehatan Kota Blitar

jatimnow.com - Hingga menjelang akhir September 2018 ini, sedikitnya 18 orang di Kota Blitar dilaporkan positif HIV. Mereka yang terjangkit merupakan warga berusia produktif atau dalam rentang 23-35 tahun.

Temuan ini lebih sedikit bila dibandingkan tahun 2017 lalu. Sepanjang 2017, 29 orang dilaporkan positif HIV. Meski jumlah temuan Orang Dengan HIV/Aids (ODHA) ada penurunan, namun jumlah warga yang terjangkit terus bertambah.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Kapolri Listyo Sigit Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

"Sejak 2014 sampai sekarang (2018), jumlahnya memang terus meningkat. Tahun lalu (2017) kita temukan 29 orang ya, yang tahun sekarang 18 orang yang positif (HIV)," terang Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Blitar, Harni Setijorini, Senin (24/09/2018).

Hingga kini, pemerintah mencatat ada 160 warga Kota Blitar positif HIV. Sejumlah upaya penanggulangan penyebaran HIV/Aids dilakukan pemerintah. Diantaranya ajakan untuk cek HIV bagi pasangan muda yang ingin segera menikah.

Selain itu, ada usulan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang memuat tentang pencegahan penyebaran HIV/Aids di Kota Blitar. Saat ini, kata Harni, ranperda itu masih dalam penyusunan naskah akademik.

Baca Juga: Jenazah Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak di Blitar Ditemukan

"Cek HIV bisa di Poli VCT Mardi Waluyo, di Puskesmas juga ada. Kami juga akan mengusulkan Ranperda HIV juga. Kita sekarang masih susun naskah akademiknya," papar dia.

Ia menambahkan, dari 160 ODHA di Kota Blitar yang terdeteksi, 64 diantaranya sudah meninggal dunia sedangkan 96 sisanya masih hidup. Ranperda HIV yang kini sedang dirancang juga untuk mencegah terjadinya kematian karena penyakit yang disebabkan oleh virus itu.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Perda itu juga untuk mencegah penyebarannya, sampai menjaga agar yang masih hidup ini tidak didiskriminasikan. Kasihan, padahal harusnya kita temani mereka. Kita rangkul mereka," pungkas Harni.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.