Sabtu, 06 Jun 2026 20:17 WIB

Program Nawa Bakti Gubernur Jatim Terpilih Direalisasikan Tahun 2019

  • Penulis :
  • | Minggu, 23 Sep 2018 19:38 WIB
Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa saat di Tulungagung
Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa saat di Tulungagung

jatimnow.com - Sejumlah program Nawa Bakti Satya yang diusung oleh Khofifah Indar Parawansa dalam Pilgub kemarin, dipastikan akan terealisasi pada tahun anggaran 2019 mendatang.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Khofifah, usai memberikan orasi ilmiah pada Silaturahmi Wali Mahasiswa Baru, di Kampus IAIN Tulungagung (23/09).

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Diantara program Gubernur Jatim terpilih ini yang akan terealisasi tahun depan adalah pemberian tunjangan pada Guru Tidak Tetap(GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) serta pendidikan gratis untuk jenjang SMA/SMK.

Kepastian pemberian tunjangan ini diperoleh setelah ia melakukan navigasi program bersama Gubernur Jatim saat ini, Soekarwo dan jajarannya.

"Saya sudah selesai koordinasi dengan Pakde Karwo dan Kepala Dinas Pendidkan, yang GTT-PTT dibawah naungan pemprov yang sudah dapat tunjangan baru 8.000 dari total 21.800 lebih. Insya Allah tahun depan semua dapat," ujarnya.

Besaran tunjangan GTT-PTT sama dengan nominal sebelumnya yakni Rp 750 ribu/bulan, namun alokasi pemberian dalam kurun waktu satu tahun ditambah menjadi 14 kali, termasuk untuk tunjangan hari raya dan tahun baru.

Selain persoalan tunjangan GTT-PTT, ia memastikan program Gratis Tuntas (TisTas) untuk SMA/SMK juga mulai diterapkan pada tahun 2019 mendatang.

Pemberlakukan sekolah gratis akan efektif berlaku mulai masa pendaftaran tahun ajaran baru 2019/2020. Hanya saja penggratisan biaya pendidikan secara total baru bisa terlaksana untuk sekolah berstatus negeri.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

"Untuk swasta itukan sebetulnya indeknya sama dari APBD, kalau sama dengan yang negeri, swasta kan ada yang SPP-nya cukup prestisius jadi ya nambah," jeasnya.

Ketua umum Muslimat NU ini menambahkan, kebijakan pendidikan gratis ini dinilai seiring dengan program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJMD) tahun kelima Soekarwo, utamanya dalam bidang sumber daya manusia (SDM).

"Nawa Bakti Satya yang sudah bisa diakomodir pada tahun 2019 yang, RPJMD Pakde 2019 kan SDM, jadi hal-hal terkait dengan itu sudah terkonfirmasi," pungkasnya.

Reporter: Wanda R Putri

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

 

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.