Minggu, 07 Jun 2026 01:13 WIB

Subandi Bantah Mundur dari PKB Sidoarjo: Saya Sudah Izin Gus Halim

Pasangan Subandi saat memberikan keterangan usai pendaftaran dirinya bersama Mimik Idayana di KPU Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Pasangan Subandi saat memberikan keterangan usai pendaftaran dirinya bersama Mimik Idayana di KPU Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bakal calon bupati Sidoarjo Subandi menyatakan dengan tegas bahwa dirinya tidak mundur dari PKB Sidoarjo. Hal ini Subandi sampaikan saat konferensi pers usai penyerahan pendaftaran dirinya bersama Mimik Idayana di KPU Sidoarjo.

Subandi sudah mendapat izin dari Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar.

Baca Juga: Subandi-Mimik Resmi Pimpin Sidoarjo, Komitmen 3 Point Ini

"Saya tidak mengundurkan diri dan saya belum tanda tangan pengunduran diri sampai hari ini. Kalau saya ada surat pengunduruan diri, artinya saya sudah keluar dari PKB. Hari ini saya izin kepada Gus Halim, mohon izin mau berangkat pendaftaran, dan beliau mengaminkan," ucapnya di depan awak media Kamis (29/8/2024).

Ia menegaskan bahwa ia masih aktif sebagai pengurus dan kader PKB.

"Kalau sekarang kata teman-teman DPC saya keluar, tidak benar. Saya masih aktif sebagai pengurus partai karena identitas kita sebagai anggota PKB, masih kader PKB," jelasnya.

Subandi menjelaskan, bahwa dirinya tidak sepakat dengan keinginan PKB yang akan memasangkan dengan Achmad Amir Aslichin (Mas Iin).

"Saya sebagai calon bupati dan Iin sebagai calon wakil bupati. Hal ini saya tidak sependapat," terangnya.

Ia juga mengungkapkan keinginan PKB yang memasangkan dirinya dengan Iin, supaya tidak ada calon lain yang bisa mendaftar dan nantinya yang terjadi lawan bumbung kosong.

Baca Juga: KPU Sidoarjo Resmi Tetapkan Subandi - Mamik sebagai Bupati - Wabup

"Ini saya pikir tidak mencontohkan hal baik, dan seolah membully partai lainnya dalam Pilkada 2024 ini. Saya sudah komitmen dengan Partai Gerindra dan lainnya. Kalau demikian, kita perang dalam Pilkada 2024 di Sidoarjo ini," ujar Subandi.

Ia menanggapi tidak didapatkannya rekom dari PKB, partai yang membesarkan namanya.

"Hari ini kita masih belum beruntung terkait rekom, cuma saya beruntung berasa diantara partai koalisi," ungkapnya.

Saat disinggung mengenai andai ia tdak mendapatlan dukungan dari PKB, Subandi menjawab dengan bijak.

Baca Juga: Hasil Rekapitulasi Pilkada Sidoarjo, Partisipasi Masyarakat hanya 70,79 Persen

"Jangan melihat kita sebagai PKB, namun lihatlah penghargaan sebagai bupati dalam 4 tahun dengan kemajuan, PKB hanya sebagai alat untuk mengantarkan kita," tegasnya.

Namun ia menegaskan bahwa ia akan tetap berjuang di jalan Nahdlatul Ulama.

"Saya berjuang untuk NU, jangan ada kekhawatiran apabila jika dipegang oleh Gerindra," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.