Minggu, 07 Jun 2026 11:41 WIB

Tim Prabowo -Sandi di Jatim Targetkan Kemenangan 70 Persen

Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Provinsi Jatim, Soepriyatno, seusai daftar ke KPU, Sabtu (22/9/2018).
Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Provinsi Jatim, Soepriyatno, seusai daftar ke KPU, Sabtu (22/9/2018).

 

jatimnow.com - Badan Pemenangan Pasangan Prabowo-Sandiaga Daerah Jawa Timur mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Jatim, Sabtu (22/9/2018).

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Saat mendaftar, ada empat nama yang didaftarkan untuk masuk sebagai pemenangan Prabowo-Sandi, yakni Soepriyatno (Ketua DPD Partai Gerindra Jatim) yang telah ditunjuk sebagai Ketua Tim, sebagai Sekretaris Tim adalah Basuki Babussalam yang juga Sekretaris DPW PAN Jatim.

Selain itu, ada dua nama mantan Pangdam dan Mantan Kapolda Jatim masuk menjadi Tim Pemenangan Prabowo Sandi di Jawa Timur, yaitu Mayjend (Purn) Soewarno dan Irjen (Purn) Pol. Anton Setiadji. Dua tokoh ini pun turut didaftarkan ke Kantor KPU Jatim sebagai jajaran tim pemenangan.

Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Provinsi Jatim, Soepriyatno usai mendaftar mengatakan bahwa pihaknya sengaja tidak melibatkan kepala daerah dalam jajaran tim pemenangan.

"Karena Kepala daerah itu sudah memiliki tugas berat memimpin daerahnya," terangnya.

Menurutnya, tidak ingin merepotkan kepala daerah. Karena stabilitas Indonesia kurang stabil. Suprayitno malah memaparkan beberapa permasalahan yang ada.

"Tugas kepala daerah untuk melayani masyarakat ini sangat diperlukan dalam ekonomi semakin sulit, harga-harga naik mencari pekerjaan susah karena banyak tenaga kerja asing, dolar semakin naik rupiah juga tengah stagnan," paparnya.

Ia menilai bahwa kepala daerah yang sedang menjabat harus fokus untuk menyelesaikan permasalahan itu dan fokus pada kinerja masing-masing kepala daerah.

Baca Juga: Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara

Sementar itu ditanya terkait masa kampanye hari pertama, ia akan menjalankan kampanye damai bersama partai pengusung Prabowo-Sandi.

"Semoga apa yang dikehendaki oleh KPU bisa kita jalankan dengan lancara," katanya.

Ia juga akan bekerja keras untuk meraup suara Prabowo-Sandi di Jatim, karena ia menargetkan bisa mengumpulkan suara paling tidak 60 persen.

"Intinya Jatim harus menang, entah 60% atau 70 % persen harus menang," tegasnya.

Target itu diyakini bisa tercapai karena kalau dari pemilih milenial sudah diawakili oleh Sandiaga Uno yang sudah memiliki berbagai program untuk masyarakat Jawa Timur.

Baca Juga: PKS Jatim Siapkan Pasukan Trainer API, Cetak Pemimpin Lewat Sistem

"Kalau milenial sudah di wakili Sandi dan sudah ada program untuk Jatim. Selain itu SBY juga akan berkampanye di daerah Matraman, Ponorogo, Pacitan. Kita akan bertempur untuk menyampaikan program-program," tandasnya.

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.