Rabu, 22 Jul 2026 15:43 WIB

Demo PMII Ricuh, Pagar Kantor DPRD Bojonegoro Hancur

Mahasiswa PMII saat gelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Mahasiswa PMII saat gelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama massa dari elemen masyarakat di Kabupaten Bojonegoro menggelar aksi demontrasi di depan kantor DPRD setempat, pada Senin (26/8/2024) sore.

Dalam aksinya kali ini, massa yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Bojonegoro Melawan kembali menyoal mengenai sejumlah isu nasional dan mengkritisi mengenai kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yang dianggap lamban dalam merealisasikan progam.

Baca Juga: Kecewa Suami Selingkuh, TKW Asal Bojonegoro Ratakan Rumah dengan Alat Berat

Selain itu, ada 6 tuntutan disuarakan massa aksi kepada DPRD Bojonegoro, yakni pertama menolak revisi undang-undang (UU) Pilkada yang dinilai mencederai konstitusi, selanjutnya menolak rancangan undang-undang (RUU) multifungsi ABRI serta meminta DPRD untuk mendesak agar RUU Perampasan Aset segera disahkan.

Kemudian, massa aksi juga menuntut kepada DPRD untuk mengevaluasi kinerja OPD yang dinilai lamban dalam penyerapan APBD dimana hingga saat ini baru 29,3 persen.

Massa aksi juga meminta kepada DPRD untuk mempertahatikan nasib para pedagang kaki lima (PKL) di Alun-alun Bojonegoro agar dapat bekerja dengan nyaman dan tidak bersitegang dengan petugas Satpol PP.

Baca Juga: Dua Hari Hilang, Pencari Ikan Asal Bojonegoro Ditemukan Tewas di Bengawan Solo

Selain itu, massa aksi juga menuntut kepada DPRD agar menelurkan progam yang fokus untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Bojonegoro.

"Apabila jika tuntutan kami tidak digubris dalam 2x24 jam maka kami mengancam akan melakukan aksi lebih besar lagi," singkat salah satu peserta aksi.

Baca Juga: Hilang Saat Berenang di Bengawan Solo, Pemuda Bojonegoro Ditemukan Meninggal

Dalam aksinya kali ini sempat diwarnai dengan kericuhan antara massa aksi dengan aparat keamanan dari kepolisian. Mereka terlihat saling dorong hingga saling lempar.

Massa aksi juga merusak dan menghancurkan pagar semi permanen di depan kantor DPRD Bojonegoro. Sementara itu, arus lalulintas di jalan Veteran Kota Bojonegoro pun lumpuh akibat aksi demontrasi tersebut.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.