Minggu, 07 Jun 2026 00:44 WIB

KAI Pastikan Jalur Kereta di Malang Aman usai Diguncang Gempa

  • Penulis : Gerhana
  • | Selasa, 13 Agu 2024 14:43 WIB
Kondisi rel kereta api pascagempa. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Kondisi rel kereta api pascagempa. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memastikan jalur wilayah Kabupaten Malang tetap aman. Gempa sempat terjadi di Kabupaten Malang, Selasa (13/8/2024) pukul 10.35 WIB.

Walaupun jarak gempa cukup jauh, namun sangat terasa khususnya di wilayah Daop 8 Surabaya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, bahwa operasional kereta api di Daop 8 Surabaya berjalan dengan normal.

"Hal ini dipastikan setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan juga detail terkait struktur jalan rel, termasuk kekuatan bangunan dalam hal ini jembatan rel KA," kata Luqman Arif, Selasa (13/8/2024).

Luqman Arif menjelaskan, saat terasa gempa Pusat Pengendali Operasi KA Daop 8 Surabaya memerintahkan 2 KA, yakni KA 433 Commuterline Penataran relasi Malang - Blitar untuk BLB (berhenti luar biasa) di Stasiun Malang, dan KA 434 Commuterline Penataran relasi Malang - Surabaya Kota BLB di Stasiun Sumberpucung mulai pukul 10.35 WIB, sembari menunggu pemeriksaan kondisi prasarana perkeretaapian seperti jalan rel, jembatan, dan terowongan.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Setelah dilakukan pemeriksaan jalur KA di wilayah Kab Malang oleh petugas jalan rel dan jembatan, pukul 11.05 WIB, jalur KA tersebut dinyatakan aman untuk dilewati dan operasional berjalan normal kembali.

"Para petugas KAI memastikan bahwa jalur KA aman, dan seluruh KA diperbolehkan melanjutkan kembali perjalanannya," katanya.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Luqman Arif menyampaikan, seluruh petugas KAI selalu siaga mengantisipasi semua kemungkinan yang berkaitan dengan alam, salah satunya gempa. Di titik-titik rawan selalu disiagakan petugas jaga yang akan terus memantau perkembangan kondisi prasarana.

"Koordinasi terus dilakukan antara petugas jalan rel dan jembatan, serta semua jajaran operasional termasuk masinis yang selalu mendapatkan pantauan terbaru dari pusat pengendali kereta api. Hal ini untuk menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan KA," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.