Rabu, 22 Jul 2026 07:22 WIB

Airlangga Hartarto Mundur dari Ketum, Golkar Jatim Tepis Tudingan Kudeta

Ketua DPD Golkar Jatim M Sarmuji (Foto: dok.jatimnow.com)
Ketua DPD Golkar Jatim M Sarmuji (Foto: dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - DPD Golkar Jatim akhirnya buka suara atas mundurnya Airlangga Hartarto dari posisinya sebagai ketua umum (Ketum).

Menurut Ketua Golkar Jatim, Sarmuji, mundurnya Airlangga kali ini adalah simbol sehatnya Partai Golkar yang membuka peluang pada seluruh kader untuk berproses lebih dalam.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

Sarmuji juga secara terang-terangan menepis dugaan mundurnya Airlangga karena adanya tekanan dari kubu internal. Meski keputusan Airlangga mundur sebagai Ketum terbilang mendadak.

"Kalau mendengar yang disampaikan beliau, tidak ada desakan atau tekanan. Beliau membuka jalan bagi tampilnya pemimpin berikutnya," ujar Sarmuji, Senin (12/8/2024).

Diketahui, masa jabatan Airlangga Hartarto sebagai Ketum Golkar terhitung habis pada Desember 2024 ini. Mendekati waktu habisnya masa kepemimpinan Airlangga tersebut, banyak kader yang berambisi menduduki kursi tersebut.

Airlangga dikabarkan mengalami kudeta dari internal secara halus. Terdengar juga akan ada wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang bertujuan membuat poros baru.

Baca Juga: Keluarga Adies Lanjutkan Tradisi Ramadan, 5.000 Bingkisan Dibagikan

"Pak Airlangga berjiwa besar, memilih untuk mementingkan partai dibandingkan dengan keinginan pribadi," ucap anggota Komisi VI DPR RI itu.

Diketahui, keputusan Airlangga Hartarto mengundurkan diri dari posisi Ketum Golkar disiarkan secara terbuka. Keputusan itu disampaikannya pada Minggu (11/8/2024) melalui video singkat.

Nama-nama dari internal pun mulai mencuat sebagai sosok pengganti Airlangga, diantaranya Agus Gumiwang, Bambang Soesatyo, hingga Bahlil.

Baca Juga: Bahlil Lantik 37 Pengurus DPD Golkar se-Jatim, Ini Pesannya

Kemunduran Airlangga tersebut juga mengembangkan banyak spekulasi. Sebelum menyatakan mundur, sehari sebelum menyatakan diri, Airlangga juga dikabarkan sempat bertemu dengan Presiden Joko Widodo selama dua jam. Kemunduran Airlangga itu juga diikuti oleh kader Golkar lainnya, salah satunyan yakni Jusuf Hamka.

"Mau nggak mau, pas kebenaran ada momentum, saya melihat Pak Airlangga terzalimi saya juga takut nanti berpolitik juga terzalimi," ucap Jusuf Hamka.



Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.