Selasa, 28 Jul 2026 08:58 WIB

Gerindra Serahkan Rekom Pak Yes-Dirham di PP Sunan Drajat Lamongan

Pak Yes-Dirham saat menerima surat rekom Gerindra dari Kiai Abdul Ghofur. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pak Yes-Dirham saat menerima surat rekom Gerindra dari Kiai Abdul Ghofur. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Partai Gerindra memberikan surat rekomendasi kepada Yuhronur Efendi dan Dirham Akbar Aksara untuk maju sebagai bakal calon bupati dan Wakil Bupati Lamongan di Pilkada 2024, November mendatang.

Rekomendasi untuk Pak Yes-Dirham ini tertuang dalam Surat rekomendasi dengan nomor 07-1147/Rekom/ DPP-GERINDRA/2024 tertanggal 26 Juli 2024 yang ditandatangani Prabowo Subianto dan Sekjen Ahmad Muzani.

Baca Juga: Bupati Lamongan Dorong Budaya Literasi Dipupuk Dari Lingkup Keluarga

Penyerahan surat rekomendasi dilaksanakan di PP Sunan Drajat, Lamongan, secara estafet oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad, kepada Kiai Abdul Ghofur dan lanjut diserahkan kepada Yuhronur-Dirham, pada Rabu (31/7/2024) petang. Sebelumnya, pengasuh PP Sunan Drajat Kiai Ghofur juga telah memberi restu duet birokrat-milenial tersebut.

Sekretaris DPD Gerindra Jatim, Kharisma Febriansyah menyampaikan bahwa salah satu latar belakang dikeluarkanya rekom untuk petahana yakni kinerja apik dalam periode pertama. Selebihnya, ujar Kharisma karena restu dari Kyai Ghofur.

"Kita lihat kepemimpinan Pak Yes selama ini oke. Dan keluarnya atau terbitnya rekom ini juga karena dipengaruhi dari surat rekomendasi dari Kiai Ghofur. Karena beliau adalah salah satu pendiri Partai Gerindra di Jawa Timur. Jadi nurut dawuhe kiai (ikut apa kata kiai),” kata Kharisma, Kamis (1/8/2024).

Baca Juga: Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Lamongan Resmi Dimulai, Bupati Jadi yang Pertama

Kharisma berharap Yuhronur bisa menjadi penopang dalam pemenangan Gerindra di tahun 2029, dan menjadi partai pemenang di Jawa Timur.

Kharisma menegaskan bahwa setelah turunnya surat rekomendasi, maka seluruh kader partai harus mengikuti perintah partai. Jika ada yang membelot akan diberikan sanksi tegas.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

"Di masa sebelum keluar surat (rekomendasi) dari partai, maka silakan semua kader untuk menyampaikan aspirasinya. Tapi kalau sudah ada perintah, sudah jelas, maka laksanakan. Di luar itu berarti harus siap terima konsekuensinya. Yang terburuk ya jelas, kita akan keluarkan dari keanggotaan partai," ujarnya.

Sejauh ini Pak Yes telah mengantongi surat tugas dan rekomendasi dari 6 partai. Yakni PPP, Golkar, Gerindra, Perindro, Ummat dan Demokrat.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.