Selasa, 28 Jul 2026 03:40 WIB

MPLS Jatim Pecahkan 3 Rekor Muri, Simak Daftarnya!

Adhy Karyono (tengah) bersama Kadindik Jatim Aries Agoeng Paewai (kanan) saat menerima pemecahan rekor MURI (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Adhy Karyono (tengah) bersama Kadindik Jatim Aries Agoeng Paewai (kanan) saat menerima pemecahan rekor MURI (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Provinsi Jawa Timur mencatat tiga rekor MURI pada pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2024 Jenjang SMA, SMK dan SLB negeri/swasta, Senin (15/7/2024).

Rekor MURI pertama diraih Jawa Timur karena berhasil mendeklarasikan anti perundungan bersama dengan 356.644 siswa-siswi SMA/SMK/SLB se-Jawa Timur baik luring maupun daring. 

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Rekor kedua didapat atas pembuatan poster anti perundungan dengan jumlah yang sama. Sedangkan Rekor MURI ketiga didapatkan atas pembagian 25.711 buah seragam gratis.

Ketiga rekor tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Marketing MURI Awan Rahargo kepada Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono. Penghargaan ini diperoleh atas komitmen provinsi terhadap gerakan anti perundungan di lingkungan pendidikan. 

"Kami ingin secara masif dengan rekor MURI ini menyatakan bahwa seluruh siswa MPLS juga mendukung gerakan anti perundungan," kata Adhy, Senin (15/7/2024).

Baca Juga: MPLS Berbeda, Siswa SMAN 1 Mantup Lamongan Teliti Mikroplastik di Sekolah

Lalu pembagian 25.711 buah seragam gratis, Adhy mengatakan, bahwa bantuan ini nantinya akan difokuskan bagi siswa-siswi yang tidak mampu. 

"Kami sudah siapkan seragam putih abu-abu bersama dengan seragam Pramuka-nya," katanya. 

Baca Juga: Kasus Kekerasan Anak Terus Meningkat, Pemkab Kediri Dorong Korban Berani Melapor

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan bahwa dirinya akan berupaya bahwa deklarasi anti perundungan ini benar-benar diimplementasikan di seluruh jenjang pendidikan Jawa Timur. Sehingga, tingkat perundungan di sekolah diharapkan menurun bahkan tidak ada. 

"Insya Allah rekor MURI ini tidak hanya jadi sekedar tambahan penghargaan untuk kita, tapi memotivasi semua lapisan insan pendidikan untuk melawan perundungan. Ini tanggungjawab kita bersama. Keamanan dan keselamatan anak-anak kita harus menjadi prioritas selama mereka menuntut ilmu," kata Aries.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.