Jumat, 12 Jun 2026 14:43 WIB

Hasil Survei Indopol: Yuhronur Efendi Menang Pilkada Lamongan Hari Ini

Direktur Indopol, Ratno Sulistyanto saat memaparkan hasil survei Pilkada Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Direktur Indopol, Ratno Sulistyanto saat memaparkan hasil survei Pilkada Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berdasar hasil survei Indonesia Political (Indopol), elektabilitas Yuhronur Efendi masih tertinggi sebesar 47,5 persen. Ada 11 kandidat yang dimunculkan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lamongan 2024.

10 kandidat lainnya adalah Suhandoyo 11 persen, Abdul Ghofur 5,5 persen, Ahmad Shandi 3,17 persen, Kartika Hidayati 2,83 persen, Debby Kurniawan dan Abdur Rouf 1 persen.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

Sedangkan 4 nama lainnya, Imam Mukhlisin, Khusnul Aqin, Wahid Wahyudi, Khusnul Yaqin mendapat nilai di bawah 1 persen.

"Elektabilitas Yuhronur cukup dominan bahkan bisa mencapai 70 persen. Bila Pilkada dilakukan hari ini maka kami yakin petahana akan memenangkan pertarungan," kata Direktur Indopol Survei, Ratno Sulistiyanto, Selasa (2/7/2024).

Menurut data yang dihimpun Indopol, situasi masyarakat hari ini menghadirkan peluang petahana melawan kotak kosong.

"Hal itu dilihat dari simulasi yang diperkecil, bila petahana melawan 2 kandidat saja dimana angka elektabilitas tembus 71 persen," ungkapnya.

Disampaikan Ratno bahwa petanaha bisa saja terguling apabila lawan politiknya memiliki kepiawaian mulai dari mengkonsolidasikan partai-partai sampai semua kandidat bersatu untuk melawan petahana.

Baca Juga: Pemkab Lamongan Lepas Ribuan CJH Menuju Asrama Haji Surabaya

"Selain konsolidasi, yang bisa merubah politik hari ini yakni adanya sunami politik yang dialami petahana baik itu berkaitan dengan moral atau terjerat masalah hukum," bebernya.

Meski petahana mendominasi, Indopol menyampaikan bahwa menjelang pilkada masih sangat dinamis dimana 69,5 persen menyatakan masih bisa mengubah pilihannya.

"Angka 69 persen itu yang masih bisa dimanfaatkan oleh lawan politik petahana mengingat politik uang juga tinggi diangka 70 persen, tapi materi ini relatif," ujarnya.

Dikatakan relatif, lantaran petahana juga memiliki program-program yang manfaatnya bisa dirasakan sendiri oleh masyarakat. Tidak harus berupa uang namun berupa program.

Baca Juga: Pemkab Lamongan Luncurkan Mantanku: Manten Anyar Entuk Telu

"Sementara itu yang bisa mengubah angka politik uang tentu siapa yang kuat, tentu menurut saya yang punya modal sosial dan logistik yang kuat ya petahana, artinya yang ingin bersaing modalnya harus lebih dari petahana" urainya.

Ratno menyampaikan bahwa hal yang melatarbelakangi elektabilitas petanaha yakni kepuasan kinerja dimana akhir-akhir ini terus di paparkan dan angka tren kepuasan terus meningkat.

"Dari bulan November 2023 sampai Juli 2024 tren atas kepuasan kinerja bupati meningkat dari 61,91 persen menjadi 67,5 persen dan itu mempengaruhi elektabilitas," tuturnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.