Rabu, 22 Jul 2026 12:41 WIB

Dekranasda Fest 2024, Gus Yani Ajak Generasi Muda Gaungkan Batik Gresik

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan di puncak acara malam Dekranasda Fest 2024 di Bandar Grissee. (Foto: Diskominfo Pemkab Gresik)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan di puncak acara malam Dekranasda Fest 2024 di Bandar Grissee. (Foto: Diskominfo Pemkab Gresik)

jatimnow.com - Pemilihan Duta Batik Gresik 2024 menutup rangkaian puncak malam Dekranasda Fest 2024. Faisal Herlambang dari Kecamatan Cerme dan Nurul Mafazah dari Kecamatan Manyar terpilih menjadi Duta Batik 2024.

Acara yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) bekerja sama dengan Diskoperindagkop Gresik dan PT Smelting ini menghadirkan sejumlah batik Khas Kabupaten Gresik. Di antaranya adalah batik Naga Giri, batik Rusa Bawean, Batik Bandeng hingga Batik Pudak. Rancangan motif batik tersebut diperagakan oleh  peragawan dan peragawati remaja dan anak-anak di Bandar Grisse Jalan Basuki Rahmat, Sabtu (29/6/2024). 

Baca Juga: Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Janjikan Lolos Lewat Jalur Dalam

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas proses tiga tahun dalam mendampingi para pelaku UMKM Batik. Kegiatan ini menargetkan Batik Khas Gresik tidak hanya dikenal oleh warga lokal tetapi juga nasional.

"Selama tiga tahun ini kita terus berproses. Berawal dari lomba desain batik. Dan malam inilah hasil dari lomba desain batik kita pakai. Ada desain bermotif kepala naga yang memiliki sejarah patung naga mbah Sunan Giri. Ada juga Rusa Bawean, Batik Pudak dan Batik Ikan Bandeng yang saya pakai saat ini," kata Gus Yani.

Gus Yani juga menambahkan, dengan adanya batik khas Gresik ini dapat memberikan value tersendiri untuk Kabupaten Gresik. Ini sekaligus mendorong UMKM Batik yang mendunia.

Baca Juga: DPRD Gresik Sampaikan Rekomendasi dan Strategi untuk Pemkab Optimalkan PAD

"Ini artinya saya merasa bangga sekali ketika di tanya Gresik punya warisan Batik. Tentunya kita juga berharap agar motif batik khas Gresik bisa menjadi skala nasional. Mudah-mudahan design batik dari pengrajin Gresik dapat dikenal baik dilokal, nasional hingga mendunia," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini mengatakan batik menjadi warisan leluhur, tidak hanya dipakai oleh orang tua. Maka perlu dilakukan perubahan mindset bahwa batik menjadi trensdsetter kawula muda juga.

Baca Juga: Pertahankan Predikat Kabupaten Layak Anak, Pemkab Gresik Diapresiasi

"Ini menjadi tanggung jawab kita semua. Batik ini tidak hanya identik dengan acara formal saja atau pakaian orang tua. Maka disini kita mencoba merubah mindset masyarakat dengan cara menggemakan, memakai, mempromosikannya,” jelas Ning Nurul.

"Oleh sebab itu kami mencari Duta Batik Gresik 2024 untuk mengajak generasi muda penerus bangsa agar bangga memakai batik. Batik bukan hanya untuk orang tua, banyak batik yang sangat keren ketika dipakai anak-anak muda," tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.