Minggu, 14 Jun 2026 05:12 WIB

Penyebab Kebocoran Tangki Pertamina di Tuban Masih Tanda Tanya

Warga Tasikharjo saat mengungsi (foto: Ahad for jatimnow.com)
Warga Tasikharjo saat mengungsi (foto: Ahad for jatimnow.com)

jatimnow.com - Penyebab kebocoran tangki minyak Terminal BBM (TBBM) PT Pertamina di di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu,Tuban masih jadi tanda tanya.

Area Manager Communication, Relation & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, pihaknya masih melakukan investigasi terkait penyebab kebocoran tersebut.

Baca Juga: Dirjen Migas Sidak SPBE Tuban: Kapal Sudah Sandar, Pasokan LPG Aman!

"Kondisi sudah berangsur membaik dan sebagian warga sudah kembali ke rumah," ucap Ahad, dalam siaran resminya, Senin (10/6/2024).

Ahad mengaku, kebocoran tangki teridentifikasi sekitar pukul 02.00 WIB. Mengetahui hal itu, langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan dinding pengamanan mampu memagari agar rembesan tidak meluber (auto protection).

Selain itu penanganan dilakukan dengan mengerahkan vacuum truk (penyedot minyak) dan oil absorbant (penyerap minyak) agar minyak yang keluar segera tertangani.

Sebagai antisipasi keselamatan warga, Pertamina segera melakukan evakuasi warga desa Tasikharjo yang berada di sekitar area kebocoran. Meskipun pemukiman warga berada di jarak yang cukup jauh dari Terminal BBM Tuban.

Pihaknya pun telah menyiapkan kompensasi untuk warga yang terdampak

Baca Juga: Jawab Isu Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Jember, Pertamina Ancam Agen Nakal

"Akan dibahas bersama warga, kepala desa dan camat terkait kompensasi," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Tasikharjo Damuri menjelaskan, bau mulai dicium warga sekitar pukul 02.00 WIB. Adanya kejadian itu, warga diimbau mengungsi meninggalkan rumah ke tempat yang aman.

"Sejak semalam ada kebocoran, di TBBM kebocoran masuk ke lahan warga dan membuat kabut pekat, warga selanjutnya di arahkan untuk mengungsi," ujar Damuri.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar di Tuban, Stok Bahan Pokok Aman

Akibatnya bau menyengat itu ratusan warganya berhamburan keluar rumah karena mengalami sesak nafas, mual dan pusing. Bahkan ada yang harus dilarikan ke puskesmas terdekat.

"Banyak warga sesak nafas dan mual. Sehingga warga saya evakuasi di titik kumpul Lapangan Brangkal dan di Desa Sumurgeneng mulai Senin dini hari," jelasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.