Selasa, 28 Jul 2026 22:23 WIB

Manfaat Vaksinasi sebelum Ibadah Haji dan Umrah

Dr Asep (tengah) dalam talkshow yang digelar Bio Farma bertajuk 'Sehat di Tanah Suci, Pentingnya Imunisasi untuk Jamaah Umrah dan Haji' di Atrium Royal Plaza Surabaya. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Dr Asep (tengah) dalam talkshow yang digelar Bio Farma bertajuk 'Sehat di Tanah Suci, Pentingnya Imunisasi untuk Jamaah Umrah dan Haji' di Atrium Royal Plaza Surabaya. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bio Farma membedah rangkaian pertanyaan tentang seberapa penting melakukan vaksinasi sebelum menjalankan ibadah haji atau umrah.

Vaksinasi atau suntikan yang bertujuan untuk memunculkan imunitas baru memang sudah tak lagi asing di telinga masyarakat Indonesia, usai Pandemi Covid-19 menghantam.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Namun, sudah tahu kah manfaatnya dan seberapa penting melakukan vaksinasi?

Product Manager PT Bio Farma, dr Asep Irham Fattahul Quran mengatakan, kebutuhan manusia untuk melakukan vaksinasi sebenarnya relatif penting.

"Biasanya penyakit-penyakit inveksi yang penularannya cepat, sangat dibutuhkan sekali buat orang-orang, supaya tubuh kita terlindungi," ucap dr Asep di Surabaya, Sabtu (8/6/2024).

Menurut dr Asep, vaksinasi cenderung penting selain untuk menangkal diri dari virus atau bakteri juga sebagai upaya untuk melindungi keluarga, dari paparan penyakit dari luar.

Sehingga, di sarankan juga bagi para jamaah haji dan umrah ataupun pelancong yang ingin keluar negeri melakukan suntikan vaksin terlebih dahulu. Apalagi untuk lansia, dengan kualitas daya tahan tubuhnya yang mulai menurun.

Baca Juga: Harga Tiket Umrah Meroket, AMPHURI Desak Pemerintah Turun Tangan

"Sangat di rekomendasikan bahkan diwajibkan kepada orang yang sudah tua," jelasnya.

"Karena kalau penyakit menular itu kalau kita nggak sadar bawa penyakit bisa menularkan ke orang-orang terdekat di rumah," sambung dr Asep.

Lalu kapankah idelanya vaksinasi dilakukan sebelum bepergian?

Baca Juga: Menabung 14 Tahun, Komentator Sepak Bola Tarkam Asal Jember Berangkat Haji

Ia menambahkan, ukuran bangunan imunitas yang dilakukan tubuh pasca melakukan vaksinasi berada pada rentang waktu dua sampai tiga minggu setelah vaksin di suntikkan.

"Dua minggu itu mentok, lebih lama lebih baik," ucap dr Asep.

"Karena kalau Indonesia saja bakteri kita ini kan nggak terlalu banyak. Sedangkan disana kita kumpul dengan orang dari beberapa negara, nah itu yang akan menjadi paparan untuk jamaah-jamaah Indonesia," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.