Rabu, 22 Jul 2026 10:36 WIB

Disperta KP Sampang Wajibkan Hewan Kurban Miliki SKKH

Petugas melakukan pemeriksaan ternak. (Foto: Puskeswan Sampang Kota)
Petugas melakukan pemeriksaan ternak. (Foto: Puskeswan Sampang Kota)

jatimnow.com - Kesehatan hewan ternak kurban jelang hari raya Idul Adha menjadi perhatian. Untuk memastikan keamanan hewan ternak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) mengharuskan tiap ternak dilengkapi surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).

Kepala Disperta KP Sampang, Suyono mengatakan setiap hewan ternak yang diperjual-belikan harus dilengkapi dengan SKKH.

Baca Juga: PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban ke Pelosok

"Jadi ternak yang diperjual-belikan harus dalam kondisi sehat yang ditandai dengan adanya SKKH itu," ujar Suyono, Kamis (6/6/2024).

Ia mengatakan, SKKH tak hanya diterapkan pada hewan ternak yang dijual oleh masyarakat lokal. Namun juga diterapkan pada hewan ternak yang keluar ataupun masuk ke wilayah Sampang.

"Lalu lintas hewan ternak juga menjadi perhatian sehingga ternak yang keluar atau masuk harus juga dilengkapi SKKH," imbuhnya.

Baca Juga: Ribuan Warga Prasejahtera di Ring Satu SIER Terima Kurban Danareksa

Ia juga mengatakan, aktivitas hewan ternak di pasar saat ini sudah mulai mengalami kenaikan. Pihaknya juga rutin melakukan peninjauan langsung untuk memastikan hewan ternak yang berada di pasar itu layak konsumsi.

"Meski Sampang sudah terbebas dari penyakit kuku dan mulut, kami terus pantau kesehatan hewan ternak," jelasnya.

Baca Juga: PTPN I Regional 5 Salurkan 101 Hewan Kurban di Jatim

Suyono menyebutkan, peternak bisa mendapatkan SKKH di empat pusat kesehatan hewan (Puskeswan) yaitu di Kota Sampang, Puskeswan Omben, Puskeswan Jrengik, dan Puskeswan Ketapang. Selain itu, SKKH juga bisa diperoleh di kantor Disperta KP Sampang.

"Nantinya, sebelum menerbitkan surat tersebut, petugas akan memeriksa kondisi kesehatan ternak terlebih dahulu," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.