Selasa, 28 Jul 2026 19:30 WIB

Makam Pemuda di Ponorogo Dibongkar, Saksi Bilang Begini

Pembongkaran makam pemuda di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Pembongkaran makam pemuda di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Pembongkaran ini Jiono, warga Desa Ngumpul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, dilakukan Satreskrim Polres Ponorogo di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Poko, Kecamatan Jambon, Selasa (21/5/2024).

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Pembongkaran ini dilakukan atas permintaan keluarga Jiono yang mencurigai kematian Jiono bukan disebabkan kecelakaan tunggal, melainkan penganiayaan yang berujung pada pembunuhan pada 6 April 2024, dini hari.

Yunus Indarwan, salah satu saksi, mengaku kaget saat pembongkaran makam. Ia yang sebelumnya membawa Jiono ke Puskesmas atas permintaan lima orang tak dikenal, tidak menaruh kecurigaan.

“Saya tidak curiga, saat diberitahu korban kecelakaan, saya langsung menuju lokasi dan membawanya ke Puskesmas,” ungkap Yunus pada Selasa (21/5/2024).

Yunus menjelaskan bahwa pada hari naas tersebut, dirinya pulang dari memancing.

“Seingat saya baru pulang jam 12 malam. Lalu dapat telepon,” katanya.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Telepon berasal dari 5 pemuda. Mereka memberitahunya bahwa Jiono mengalami kecelakaan dan tergeletak di pertigaan Dukuh Bandung, Desa Ngumpul, Kecamatan Balong.

“Saya spontan, karena sudah menjadi tugas saya mengantar orang sakit di lingkungan saya. Sampai di TKP, saya tanya bagaimana bisa sampai seperti ini, mereka menjawab tidak tahu, pulang ngopi sudah seperti itu,” terangnya.

Karena kalut, Yunus membawa Jiono ke Puskesmas. Namun, kelima orang yang meneleponnya, menolak untuk ikut mengantar.

“Saya minta bantuan warga lain. Kondisi Jiono sangat buruk saat itu. Nadi berdenyut, tapi sangat pelan. Saya bawa ke Puskesmas agar segera ditangani,” tegasnya.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

Yunus tidak menaruh curiga sedikitpun saat itu. Pikirannya hanya menyelamatkan Jiono dengan cara segera dibawa ke Puskesmas. Namun, ternyata Jiono tidak bisa diselamatkan

“Pembongkaran ini atas dasar kejanggalan yang dirasakan keluarga. Mungkin ada masukan dari masyarakat yang merasa ada yang tidak pas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Makam pemuda asal Desa Ngumpul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, bernama Jiono (37) dibongkar pada Selasa (21/5/2024). Pembongkaran dilakukan setelah 40 hari sejak Jiono meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal. Namun keluarga mencurigai bahwa sebenarnya Jiono tewas akibat penganiayaan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.