Senin, 08 Jun 2026 02:52 WIB

Plh Bupati Probolinggo Ingatkan Potensi Transformasi Digital

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Senin, 20 Mei 2024 14:39 WIB
Plh Bupati Heri Sulistyanto saat menjadi pemimpin apel peringatan Harkitnas 2024. (Foto: Humas Pemkab Probolinggo for jatimnow.com)
Plh Bupati Heri Sulistyanto saat menjadi pemimpin apel peringatan Harkitnas 2024. (Foto: Humas Pemkab Probolinggo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelaksana Harian (Plh) Bupati Probolinggo Heri Sulistyanto ingatkan tentang potensi transformasi digital untuk menyongsong Indonesia Emas 2024.

Hal itu disampaikan Heri Sulistyanto saat menjadi pemimpin apel dalam memperingati Harkitnas 2024, Senin (20/5/2024).

Baca Juga: Belasan Pelajar di Tulungagung Tumbang Saat Mengikuti Upacara

Heri menyampaikan, peringatan Harkitnas itu mengingatkan tentang perjuangan para pendahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Terutama tentang sejarah lahirnya organisasi Boedi Oetomo yang berjuang untuk kemerdekaan bangsa melalui jalur pendidikan.

“Tanggal 20 Mei 1908, lahirnya organisasi Boedi Oetomo telah menjadi tonggak sejarah untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Organisasi yang menjadi tempat bermula belajar dan menjadi penggerak kemerdekaan di tanah Hindia Belanda," kata Heri Sulistyanto.

Heri menerangkan, perjuangan dan gagasan Boedi Oetomo telah membawa Bangsa Indonesia sebagi bangsa yang diakui.

Tak salah jika Van Deventer, seorang tokoh politik etis Belanda menyatakan “Sesuatu yang ajaib sedang terjadi, insulinde molek yang sedang tidur, sudah terbangun”. Pepatah yang bermakna bahwa Indonesia tak lagi dipandang sebelah mata.

Baca Juga: Viral Yellow Claw di Bromo, Pemkab Probolinggo Singgung Kearifan Lokal

“Apa yang digagas Boedi Oetomo kemudian dirumuskan Bung Karno sebagai 'Jembatan Emas'. Kemerdekaan dibayangkan Bung Karno sebagai sebuah 'Jembatan Emas' yang akan membawa bangsa Indonesia menikmati kehidupan sejahtera lahir dan batin di atas tanah sendiri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Heri menuturkan, perjuangan bangsa kini telah mencapai era yang semakin kompleks. Apalagi perubahan jaman di era digital yang begitu pesat. Penguasaan teknologi menjadi sesuatu yang penting untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Bonus demografi yang dimiliki Indonesia haruslah dikelola dengan bijaksana. Salah satu yang berpeluang menjadi penopangnya adalah adopsi teknologi digital. Tingkat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 79.5�ri total populasi. Ini diperkuat dengan diperkirakan meroket hingga 1 triliun USD pada tahun 2030,” terangnya.

Heri menambahkan, kerjasama seluruh komponen masyarakat menjadi sesuatu yang harus dilakukan dalam percepatan transformasi digital.

Baca Juga: Pemkab Probolinggo Nonaktifkan Oknum ASN Puskesmas Krejengan Diduga Selingkuh

Percepatan transformasi digital yang dilakukan oleh pemerintah bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat telah menggerakkan roda transformasi digital secara pasti.

“Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri dan keyakinan. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu. Di titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju Indonesia Emas 2045. Mari kita rayakan kebangkitan nasional menuju Indonesia Emas,” tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.