Sabtu, 06 Jun 2026 21:43 WIB

DPRD Surabaya soal Festival Rujak Uleg: Cita Rasa yang Harus Dilestarikan

Laila Mufidah bersama DPRD Surabaya lainnya dalam kegiatan Rujak Uleg di Balai Kota Surabaya (foto: Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
Laila Mufidah bersama DPRD Surabaya lainnya dalam kegiatan Rujak Uleg di Balai Kota Surabaya (foto: Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah turut mengapresiasi terselenggaranya event besar tahunan Rujak Uleg dalam rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731.

Laila mengatakan, event tahunan ini harus tetap dijaga kelestariannya. Selain untuk menjaga eksistensi Kota Pahlawan, event ini juga telah diakui MURI, satu dari warisan nenek moyang Surabaya yang telah diakui dunia.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

"Harapannya dengan rujak uleg ini menjadi adat dan tradisi kita khas Surabaya ini setiap HJKS. Tentunya agar makanan khas Surabaya ini juga tidak hilang, generasi-generasi di Surabaya ini juga bisa tau dan bisa melanjutkan kuliner khas Surabaya ini, kalau perlu ditingkatkan," kata Laila, Senin (20/5/2024).

Menurutnya, Rujak Uleg khas Surabaya memilik taste yang unik. Bahan-bahannya pun sederhana, kacang yang di uleg dengan petis dengan komposisi khusus kulit atau cingur sapi yang direbus.

Baca Juga: APBD Surabaya Rp12,7 Triliun, Difabel Desak Perda Perlindungan

"Rujak Uleg Surabaya itu nggak pakai pisang batu. Khasnya yang aneka macam petis, ada petis hitam, merah, dan lain-lain berbahan ikan terus ada tambahan cingur sapi," jelas Laila.

"Ini Taste (Cita Rasa) yang harus di lestarikan. Salah satu warisan resep lokal yang telah diakui dunia," sambung Laila.

Baca Juga: Cara Politisi Gerindra Surabaya Berbagi Kebahagiaan dengan Ojol Moment Idul Adha

Di sisi lain, perpindahan venue Rujak Uleg di Halaman Balai Kota juga nampaknya cukup mengikis antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan. Katanya, hal ini harus menjadi evaluasi Pemkot di tahun depan.

"Rujak ini tadi nggak pedas. Pedesan rujakane netizen, jadi apa yang terjadi tahun lalu di Kya-kya telah menjadi evaluasi di tahun ini," jelasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.