Rabu, 22 Jul 2026 06:45 WIB

DPRD Surabaya soal Festival Rujak Uleg: Cita Rasa yang Harus Dilestarikan

Laila Mufidah bersama DPRD Surabaya lainnya dalam kegiatan Rujak Uleg di Balai Kota Surabaya (foto: Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
Laila Mufidah bersama DPRD Surabaya lainnya dalam kegiatan Rujak Uleg di Balai Kota Surabaya (foto: Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah turut mengapresiasi terselenggaranya event besar tahunan Rujak Uleg dalam rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731.

Laila mengatakan, event tahunan ini harus tetap dijaga kelestariannya. Selain untuk menjaga eksistensi Kota Pahlawan, event ini juga telah diakui MURI, satu dari warisan nenek moyang Surabaya yang telah diakui dunia.

Baca Juga: Kinerja Lurah dan Camat di Surabaya Menurut DPRD

"Harapannya dengan rujak uleg ini menjadi adat dan tradisi kita khas Surabaya ini setiap HJKS. Tentunya agar makanan khas Surabaya ini juga tidak hilang, generasi-generasi di Surabaya ini juga bisa tau dan bisa melanjutkan kuliner khas Surabaya ini, kalau perlu ditingkatkan," kata Laila, Senin (20/5/2024).

Menurutnya, Rujak Uleg khas Surabaya memilik taste yang unik. Bahan-bahannya pun sederhana, kacang yang di uleg dengan petis dengan komposisi khusus kulit atau cingur sapi yang direbus.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Ungkap Alasan Intens Sidak di Lapangan

"Rujak Uleg Surabaya itu nggak pakai pisang batu. Khasnya yang aneka macam petis, ada petis hitam, merah, dan lain-lain berbahan ikan terus ada tambahan cingur sapi," jelas Laila.

"Ini Taste (Cita Rasa) yang harus di lestarikan. Salah satu warisan resep lokal yang telah diakui dunia," sambung Laila.

Baca Juga: DPRD Surabaya Sentil Anak Buah Eri Cahyadi: Jangan Manja, Kerja Nunggu Viral

Di sisi lain, perpindahan venue Rujak Uleg di Halaman Balai Kota juga nampaknya cukup mengikis antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan. Katanya, hal ini harus menjadi evaluasi Pemkot di tahun depan.

"Rujak ini tadi nggak pedas. Pedesan rujakane netizen, jadi apa yang terjadi tahun lalu di Kya-kya telah menjadi evaluasi di tahun ini," jelasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.