Sabtu, 06 Jun 2026 13:50 WIB

Elpiji 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp30 Ribu/Tabung

Warga Desa/Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro saat mengantri mendapatkan LPG (dok grup facebook)
Warga Desa/Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro saat mengantri mendapatkan LPG (dok grup facebook)

jatimnow.com - Warga di Kabupaten Bojonegoro mengeluh kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram. Selain itu, warga juga mengeluh harga isi ulang gas melon itu melejit hingga Rp30 ribu per tabung.

Keluhan itu disampaikan oleh salah satu pedagang di Pasar Sumberejo, Aziz. Menurutnya, kelangkaan elpiji 3 kg sudah terjadi sekitar seminggu terakhir.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

"Sudah hampir 1 sampai mau 2 mingguan ini LPG langka, pasokannya terbatas. Sampai harus muter-muter dari agen sampai ke toko, banyak yang kosong," ujar pedagang warung kopi, Selasa (14/5/2024).

Akibat kesulitan mendapatkan elpiji membuat Aziz sempat tidak berdagang lantaran sumber utama untuk memasak tidak ada.

"Kalau pun dapat, kemarin harganya sampai Rp30 ribu, bawa tiga tabung buat masak di warung, ya lumayan pengeluarannya. Itu pun kalau dapat, mahal nggak apa apa asal barangnya ada. Bakal tetap dibeli buat dagang," kesalnya.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Selain di Kecamatan Sumberejo, kelangkaan juga terjadi di Kecamatan Sukosewu. Antrian warga terlihat mengular saat truk pembawa tabung gas elpiji tiba pangkalan yang berada di SPBU setempat pada Senin (13/5/2024) sore.

Salah satu warga Desa/Kecamatan Sukosewu Indri mengungkapkan bahwa sampai saat ini, warga masih kesulitan untuk mendapatkan elpiji 3 kg.

"Ada, itu pun kalau di toko harganya mencapai Rp25 sampai Rp30 ribu paling mahal. Kemarin pun pas ikut antri di Pom (SPBU) jumlahnya dibatasi agar semua kebagian," ujar Indri.

Baca Juga: Polres Tulungagung Bongkar Kasus Oplos Gas Yang Sebabkan Kelangkaan LPG Subsidi

Indri berharap pasokan untuk elpiji 3 kg dapat ditambah dan sehingga harga dapat kembali normal serta mudah mendapatkan gas tersebut.

"Kalau berdampak sudah pasti ya, karena memang penggunaan elpiji sudah menjadi kebutuhan sehari-hari untuk memasak, semoga segera normal. Jangan sampai seperti ini lagi," tutupnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.