Senin, 08 Jun 2026 02:41 WIB

Warga Pujon Malang Temukan 9 Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II

  • Penulis : Gerhana
  • | Selasa, 07 Mei 2024 08:45 WIB
9 mortir yang ditemukan di Pujon Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
9 mortir yang ditemukan di Pujon Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 9 mortir ditemukan warga di Dusun Krajan RT 15 RW 03 Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang pada Senin (6/5/2024). Ini diduga sebagai sisa-sisa peninggalan Perang Dunia II.

Mortir itu ditemukan oleh warga setempat, Ahmad Suliyan, sekitar pukul 12.30 WIB saat melakukan bersih-bersih area perbukitan, Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Warga kemudian menemukan sembilan mortir yang terkubur di perbukitan. Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, warga menghubungi perangkat Desa Ngabab yang diteruskan ke Polsek Pujon. 

Mendapatkan laporan dari masyarakat, Kapolsek Pujon, AKP Sigit Purwanto bersama Kanit Lantas Pujon Ipda Dedi Purwanto mendatangi lokasi kejadian. 

Petugas kepolisian meminta keterangan terhadap saksi-saksi, dan kemudian melakukan koordinasi dengan Brimob untuk mengevakuasi mortir agar tidak terjadi ledakan.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Polisi telah mengimbau masyarakat yang menemukan mortir di lahan sisa-sisa perang dunia untuk tidak mengangkatnya. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang membahayakan.

AKP Sigit berkeyakinan, bahwa sejumlah 9 mortir yang ditemukan di bukit tersebut masih dalam keadaan aktif. Oleh karena itu, pihaknya telah memasang garis polisi guna mengamankan lokasi penemuan mortir tersebut.

"Kami meminta masyarakat tidak datang ke lokasi ini karena ini merupakan daerah berbahaya, sebab ada penemuan mortir yang diduga masih aktif," katanya.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Saat ini mortir telah dievakuasi oleh Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim. Disposal akan dilakukan hari ini, Selasa (7/5/2024). 

"Tidak mungkin akan didisposal malam ini maka sesuai rencana akan dilakukan disposal esok pagi (hari ini)," kata IPTU Hendra.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.