Rabu, 22 Jul 2026 12:39 WIB

Di Balik Suksesnya Pengamanan Aksi Demo Buruh, Polda Jatim: Ini Strategi Kami

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto bersama PJ Gubernur Jatim Adhy Karyono dan Pangdam V Brawijaya Mayjend Rafael Granada saat menemui massa aksi May Day di depan Kantor Pemprov Jatim (Foto: Misbahul Munir/Jatimnow.com)
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto bersama PJ Gubernur Jatim Adhy Karyono dan Pangdam V Brawijaya Mayjend Rafael Granada saat menemui massa aksi May Day di depan Kantor Pemprov Jatim (Foto: Misbahul Munir/Jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah demonstrasi yang digelar oleh ribuan buruh dan mahasiswa pada Hari Buruh Internasional di Kota Surabaya pada Rabu (1/5/2024) kemarin berlangsung tertib dan aman. Hal ini tidak lepas dari upaya Polda Jatim dalam melaksanakan langkah-langkah pengamanan.

Dirintelkam Polda Jatim, Kombes Pol Dekananto mengatakan, di balik suksesnya pengamanan itu, jauh hari sebelum pelaksanaan Mayday ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto bersama jajaran, menggelar Halal Bihalal dan koordinasi dengan perwakilan dari elemen buruh se Jawa Timur.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Dalam Halal Bihalal juga dilakukan koordinasi, untuk menjaga situasi kondusif, jangan sampai ada provokasi yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas," jelasnya, kemarin (1/5/2024).

Menurutnya, semula ada rencana pengerahan massa aksi dengan jumlah 20 ribu peserta yang akan berangkat dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Namun dipastikan pada pelaksanaan Mayday 2024 ini, massa buruh yang datang diperkirakan hanya 2 ribu orang dari berbagai elemen mayarakat, buruh, juga mahasiswa.

"Rencana awal diperkirakan ada 20 ribu orang, namun sesuai hasil koordinasi massa aksi yang datang lebih kurang 2.000 orang," singkatnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Sementara itu, Kepala Biro Operasional (Karoops) Polda Jatim, Kombes Pol Puji Santoso mengatakan, jauh-jauh hari Polda Jatim sudah menyiapkan pola - pola pengamanan dan berkoordinasi dengan elemen buruh di Jawa Timur.

Dalam pelaksanaan Mayday 2024 ini, Polda Jatim juga telah menambah personel 20 Satuan Setingkat Peleton (SST) dari masing-masing Polres jajaran.

"Personel tambahan kita sebar di titik-titik tempat berkumpulnya massa buruh," ujar Kombes Puji.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan berbagai elemen buruh untuk pelaksanaan Mayday ini agar dilakukan dengan tertib, santun dan humanis.

Menurutnya, ada 17 elemen serikat buruh yang datang di Surabaya. Massa aksi datang dari Jombang, Nganjuk, Kediri, Gresik, Pasuruan, Mojokerto Kota dan Kabupaten. Bahkan ada elemen buruh yang datang dari Banyuwangi.

"Kita juga sudah melakukan pendekatan ke elemen buruh, untuk melaksanakan kegiatannya ini dengan tertib, santun dan humanis. Alhamdulillah laporan yang masuk sampai sekarang situasi masih berjalan dengan lancar," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.