Selasa, 09 Jun 2026 06:58 WIB

Mengenal Sekolah Alam Raya Boneka Tanah di Sidoarjo

Kegiatan Sekolah Alam Raya Boneka Tanah. (Instagram SAR-BT)
Kegiatan Sekolah Alam Raya Boneka Tanah. (Instagram SAR-BT)

jatimnow.com - Sidoarjo memiliki sekolah non formal yang didirikan untuk pendidikan dan pelatihan gratis bagi masyarakat terpinggirkan. Yakni, Sekolah Alam Raya Boneka Tanah (SAR-BT) yang berlokasi di Griya Abhipraya jalan Bhayangkari Juwetkenongo, Porong Sidoarjo.

Founder yang juga Ketua Yayasan Sekolah Alam Raya Boneka Tanah (SAR-BT), Eka Rina Wahyuni,SH.,CLA (43) menjelaskan, sekolah ini dibangun sejak 1990an sebagai wadah kolektif bagi subkultur di Sidoarjo dan Surabaya untuk berkegiatan.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Awalnya Sekolah Alam Raya Boneka Tanah berawal dari sebuah kolektif independen era pertengahan tahun 1990an, yang merupakan suatu wadah kolektif bagi subkultur di Sidoarjo dan Surabaya untuk berkegiatan dalam banyak bidang," ucapnya kepada jatimnow.com, Selasa (30/4/2024).

Warga Surya Residence Dukuhtengah Buduran Sidoarjo itu melanjutkan, saat itu tercatat resmi tanggal 12 November 1999 sebagai organisasi kesenian di bawah Diknas. Boneka Tanah kemudian menaungi kolektif dari eksistensi puluhan band di era itu.

Di awal tahun 2022, selain menyelanggarkan even musik indie dan membuat label rekaman dengan belasan lebih album kompilasi yang telah dirilis, Boneka Tanah kemudian terbagi dalam dua divisi.

"Sekarang sudah dibagi 2 divisi. Divisi pertama yaitu Boneka Tanah Subkultur yang bergerak di bidang seni budaya komunitas dan divisi dua adalah Sekolah Alam Raya Boneka Tanah (SAR-BT) yang bergerak di bidang pendidikan juga pelatihan gratis bagi masyarakat terpinggirkan atau kurang dapat perhatian sosial, seperti warga kurang mampu yang tidak bisa bersekolah karena tidak ada dana, kemudian masalah identitas kependudukan, mantan narapidana dan anak-anak berkebutuhan khusus," ujarnya.

Per tanggal 1 april 2022 SAR-BT resmi menjadi yayasan berbadan hukum sesuai dengan keputusan Menteri Hukum dan HAM RI yaitu sebagai yayasan non profit dengan menerapkan sistem kolektif, gotong royong dimana sumber pendanaannya, kepengurusan dan tenaga pendidik merupakan sumbangsih dari masyarakat dan untuk masyarakat yang bersifat sukarela.

"Saat ini selain pendidikan sekolah kejar paket, SAR-BT juga menekankan pada pelatihan agar anak didik berkembang menjadi insan mandiri dengan jalan membuka wawasan melatih ketrampilan serta mendampingi hingga mendapatkan perijinan usaha," tutur Eka yang berprofesi sebagai pengacara dan legal auditor ini.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Ia kemudian memaparkan filosofi di balik nama SAR-BT, "Sekolah Alam Raya Boneka Tanah bermakna bahwa pendidikan dapat diperoleh dari mana saja tanpa batasan apapun seluas alam raya, sedangkan boneka tanah mengandung arti manusia yang tercipta dari tanah," tambah Eka yang juga sebagai bagian Hardika Law Firm dan DPC Peradi Sidoarjo itu.

Selain melakukan MOU untuk memberikan pelatihan kerja di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Surabaya, SAR-BT juga mengadakan berbagai program yang telah berlangsung semenjak berdiri. 

"Semenjak resmi kita sudah bangun banyak kegiatan antara lain kegiatan rutin untuk anak-anak berkebutuhan khusus (fun experience), kegiatan sablonase dan design grafis untuk Karang Taruna, kelas online bahasa Inggris, pelatihan mantan narapidana dan layanan konsultasi gratis untuk masyarakat umum di Griya Abhipraya hasil kerjasama SAR-BT dengan Balai Pemasyarakatan Kelas 1 Surabaya, juga berbagai pelatihan lainnya seperti pelatihan budidaya lobster air tawar untuk untuk masyarakat sekitar Griya Abhipraya dan driver ojol perempuan," papar perempuan yang juga menjadi bagian dari Balakosa Law Firm dan IKA Unsri tersebut.

Segala kegiatan SAR-BT diadakan berdasar jadwal yang ditentukan, “Kegiatannya setiap hari dengan berbagai jenis, seperti membuat program pada pelatihan kerja, program pelatihan berkonflik hukum yang ditempatkan dengan vonis hukumannya yang dilakukan disana, kita siapkan kemudian program apa yang tepat dilakukan disana," terangnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Sementara itu untuk SAR-BT dengan kegiatan untuk anak berkebutuhan khusus seperti autis, tuna grahita dan tuna rungu dilaksanakan sebulan sekali di hari Minggu dan untuk pendidikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) diadakan seminggu sekali di Rabu minggu terakhir.

SAR-BT kini memiliki 30 orang volunter dengan 20 murid sekitar 20 orang serta peserta kegiatan generasi spesial (anak autis) sebanyak 20 orang.

Sebagai founder SAR-BT, Eka berharap kegiatan yang dilakukan bersama pihaknya mendapat dukungan dari berbagai macam pihak dan masyarakat sekitar.

"Terutama support dana dan donatur tetap agar kami tidak bingung melakukan kegiatan kedepannya. Berharap lebih banyak orang aware dengan sekitar dan berguna untuk sesama," tutupnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.