Sabtu, 06 Jun 2026 15:43 WIB

Semarak Festival Kupatan di Lamongan, Ratusan Warga Berebut Gunungan

Ratusan warga saat berebut gunungan ketupat saat Festival Kupatan 2024 di Paciran Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffamsah/jatimnow.com)
Ratusan warga saat berebut gunungan ketupat saat Festival Kupatan 2024 di Paciran Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffamsah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan warga di Lamongan berebut gunungan ketupat saat Festival Kupatan di halaman Wisata Bahari Lamongan (WBL), Rabu (17/4/2024).

Kegiatan ini sudah menjadi tradisi masyarakat pantai utara Lamongan, tepatnya di Kecamatan Paciran. Tradisi ini telah digelar sejak 2016, mengadopsi kebiasaan masyarakat di masa Sunan Drajat atau Raden Qosim.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Kadisparbud Lamongan, Siti Rubikah menjelaskan, Festival Kupatan ini masuk dalam kalender even tahunan Kabupaten Lamongan. Terdapat, 17 desa di Kecamatan Paciran terlibat dalam kegiatan ini.

"Kegiatan ini selalu digelar tepat saat hari raya ketupat pada 7 Syawal atau tahun ini jatuh pada Rabu, 17 April," ungkap Siti Rukibah, Rabu (17/4/2024).

Meski tahun ini tanpa pawai dan larung, Fesival Kupatan tetap berjalan dan tidak mengurangi animo masyarakat setempat. Terdapat 3 gunungan ketupatan yang terlebih dulu didoakan oleh Kyai Ghofur, sebelum diperebutkan warga.

"Animo masyarakat besar, selain warga lokal juga terdapat warga luar daerah yang turut menyemarakan Festival Kupatan ini," kata Rubikah.

Baca Juga: Omzet Harian Tembus Rp 4 Juta, KDMP di Lamongan Disambut Positif Masyarakat

Lebih jauh, Rubikah berharap agar kegiatan ini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Lamongan.

"Kegiatan bentuk kolaborasi upaya untuk meningkatkan kunjungan wisata, juga mampu mewujudkan pengembangan wisata ramah dan terintegrasi atau disingkat Ramasinta," bebernya.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memaparkan bila kegiatan ini berdampak besar pada lonjakan kunjungan wisata.

Baca Juga: Selama Libur Panjang, Stasiun Lamongan Layani 3 Ribu Penumpang

"Festival ini sudah menjadi ikon masyarakat patura, maka tak ayal menjadi daya tarik tersendiri bagi warga luar daerah," tuturnya.

Pak Yes menyampaikan, bila hingga saat ini jumlah kunjungan wisata terus bertambah. Terhitung pada triwulan pertama ini terus meningkat.

"Kita upayakan agar terus bertambah seiring inovasi dan program kerja yang telah dibentuk Disparbud Lamongan," tungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.