Minggu, 14 Jun 2026 05:17 WIB

Gempa Magnitudo 5.6 Kembali Mengguncang Tuban, Ini Penjelasan BMKG

Lokasi gempa berlokasi di laut pada jarak 120 Km arah Timur Laut Tuban, Jawa Timur pada kedalaman 10 km. (Foto: BMKG Indonesia for jatimnow.com)
Lokasi gempa berlokasi di laut pada jarak 120 Km arah Timur Laut Tuban, Jawa Timur pada kedalaman 10 km. (Foto: BMKG Indonesia for jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,6 yang kembali mengguncang wilayah perairan laut Jawa, tepatnya di 120 Km Timur Laut Kabupaten Tuban pada Rabu (3/4/2024) pukul 16.02 WIB merupakan rentetan gempa bumi yang sebelumnya terjadi.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengungkapkan, titik episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,86° LS ; 112,35° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 120 Km arah Timur Laut Tuban, Jawa Timur pada kedalaman 10 km.

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Menurutnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktifitas sesar aktif di Laut Jawa.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip," ujar Daryono.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Aktivitas gempa bumi tersebut, lanjut Daryono, merupakan bagian rangkaian gempa bumi Laut Jawa dengan Magnitudo 6,0 yang terjadi pada hari Jumat (22/3/2024) pukul 11:22:45 WIB yang lalu.

"Hingga hari Rabu 03 April 2024 pukul 16:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 454 aktivitas gempa bumi," terangnya.

Baca Juga: BMKG Ungkap Lima Daerah di Jatim Diintai Hujan Petir, Gresik Waspada Ganda

Meski tidak berpotensi tsunami, namun Daryono tetap menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan, sebelum anda kembali ke dalam rumah. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," pungkasnya

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.

1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

“Harapannya mereka dapat menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi Kota Kediri maupun Indonesia,” ujar Mbak Vinanda.