Rabu, 22 Jul 2026 07:17 WIB

Takjil Mengandung Boraks Dijual di Kota Batu, Ini Temuan Dinas Kesehatan

  • Penulis : Gerhana
  • | Minggu, 31 Mar 2024 17:10 WIB
Tim gabungan terdiri dari tim sanitarian Puskesmas, District Food Inspection Dinkes dan Balai POM Surabaya sidak penjual-penjual takjil di Kota Batu. (Foto: Dinkes Kota Batu)
Tim gabungan terdiri dari tim sanitarian Puskesmas, District Food Inspection Dinkes dan Balai POM Surabaya sidak penjual-penjual takjil di Kota Batu. (Foto: Dinkes Kota Batu)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penjual-penjual takjil di Kota Batu.  

Hasilnya, ditemukan senyawa pengawet makanan berbahaya berupa boraks pada dua jenis makanan ringan seperti sempol dan cilok.

Baca Juga: Liburan ke Jatim Park 1, Coba 3 Hotel Unik di Kota Batu Ini

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Batu, Monika Kartikaning Fajar Ain. 

Dia menyampaikan, ada 48 sampel makanan dan minuman (mamin) yang diperiksa. Sidak telah dilakukan dalam kurun waktu 3 hari sejak 19-21 Maret 2024. Ada 35 pedagang yang diambil sampel makanan dan minumannya, serta tersebar di pasar-pasar takjil di 3 kecamatan.

Namun, Dinkes Kota Batu masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan apakah benar atau tidaknya kandungan boraks tersebut. 

Baca Juga: Puluhan Musisi Ramaikan Semarak Festival Musik Partilibur Caravan di Kota Batu

''Kita perlu pastikan dulu, dari BPOM juga masih menunggu hasil uji lab mikro,'' kata Monika, Minggu (31/3/2024).

Dinkes Kota Batu melakukan sidak bersama tim gabungan yang terdiri dari tim sanitarian Puskesmas, District Food Inspection Dinkes dan Balai Pom Surabaya. Tes cepat yang dilakukan menggunakan alat sanitarian kit.

Sejauh ini, Dinkes Kota Batu masih sebatas melakukan pembinaan secara persuasif melalui edukasi kepada pedagang. Pihaknya memberitahu terkait bahaya penambahan bahan kimia berbahaya pada makanan. 

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Ia juga mengimbau, agar masyarakat tetap waspada dengan keamanan pangan takjil sebelum membeli.

"Untuk terduga penjual makanan ini, kita tempelkan stiker pembinaan sambil kita menunggu hasil uji lab, kita edukasi,'' katanya. 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.