Rabu, 22 Jul 2026 12:13 WIB

Pemkot Probolinggo Gencarkan Gerakan Gotku Resik untuk Cegah Banjir

Pj Wali Kota Probolinggo saat terjun langsung. (Foto: Humas Pemkot Probolinggo)
Pj Wali Kota Probolinggo saat terjun langsung. (Foto: Humas Pemkot Probolinggo)

jatimnow.com - Pemkot Probolinggo terus menggencarkan gerakan Gotku Resik untuk mecegah genangan banjir saat hujan turun.

Penjabat (Pj) Wali Kota Nurkholis berkesempatan untuk terjun langsung mengikuti kegiatan tersebut pada Sabtu (30/3/20234) kemarin.

Baca Juga: DPRD Kota Probolinggo Desak Terbitnya Perwali Untuk Perjelas Status Modin

Dua titik yang dipantau yakni di Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan dan Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih.

Menurut Nurkholis, got sering meluap ketika hujan karena kiriman sampah yang hanyut dari kawasan hulu yang berbatasan dengan wilayah kabupaten.

Di sini warga bergotong-royong membersihkan rumput di sekitar got dan berencana membuat saringan sampah sungai yang dibuat dari bambu.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Toko Ban dan Pracangan di Jalur Pantura Paiton Probolinggo

Nurkholis menemukan fakta bahwa masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Seperti yang dirinya lihat di lokasi pertama.

“Temuan yang tadi dilihat barang kali perlu ditingkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembaranga. Karena di titik yang pertama banyak sekali sampah plastik, sampah botol bisa menyumbat saluran air, itu yang rawan menyebabkan banjir,” terang Nurkholis.

Melihat kekompakan dan semangat warga dalam melaksanakan kerja bakti Gotku Resik, kepala daerah yang hobi olahraga menyelam ini, memberikan apresiasi.
“Partisipasi masyarakat luar biasa, artinya kalau kita mau memulai ternyata masyarakat juga senang, karena mereka juga pengen gotnya resik,” terangnya.

Baca Juga: Pedagang Tempe di Probolinggo Menjadi Korban Begal, Motor dan Dagangan Raib

Sementara itu, Kalaksa BPBD Sugito Prasetyo menyampaikan bahwa gerakan Gotku Resik ini dilaksanakan bertahap di 15 titik yang tersebar di 5 kecamatan. Tujuannya untuk mencegah bahaya banjir saat lebaran nanti, yang diprediksi akan turun hujan.

“Dari 15 titik ini memang kita pilih, di titik-titik yang rawan banjir. Harapannya apabila nanti saat lebaran, biasanya kan hujan, supaya tidak terjadi genangan. Karena itu gerakan Gotku Resik ini kita rencanakan menjelang akhir ramadan,” tegasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.