Selasa, 28 Jul 2026 10:10 WIB

Wisudawan Unair Raih IPK 4.00, Ini Kiat Suksesnya

Syachroni saat mengikuti prosesi wisuda di gedung ACC Unair kampus C Jalan Mulyorejo, Selasa (11/9/2018).
Syachroni saat mengikuti prosesi wisuda di gedung ACC Unair kampus C Jalan Mulyorejo, Selasa (11/9/2018).

jatimnow.com – Syachroni patut berbangga diri pada hari perayaan wisuda Universitas Airlangga periode September 2018. Pasalnya, ia berhasil meraih predikat sebagai wisudawan terbaik S2 Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 4.00.

Ditemui seusai prosesi wisuda di gedung ACC Unair kampus C Jalan Mulyorejo, Selasa (11/9/2018), Syachroni mengaku tidak mudah dalam meraih nilai sempurna itu. Terlebih seusai mengalami kecelakaan sewaktu pengambilan data penelitiannya itu.

Baca Juga: Atasi Bau Badan, Mahasiswa Unair Ciptakan Deodoran Tawas Beraroma Kekinian

Namun, hal itu tidak menghentikan niat Syachroni menyelesaikan topik tesisnya mengenai kondisi keberhasilan pengobatan pasien tuberkulosis (TB) paru di Kota Surabaya. Ia pun mengambil judul: ‘Upaya peningkatan keberhasilan pengobatan tuberkulosis paru berdasarkan analisis aatient engagement’.

“Setiap melaksanakan tugas sebisa mungkin saya kerjakan dengan sepenuh hati. Berusaha selalu update dengan memperkaya pembahasan topik yang ditugaskan oleh dosen,” terang Syachroni.

Baginya, kunci sukses seorang manusia sejatinya adalah didasarkan pada ibadah dan do’a yang dipanjat kepada Allah SWT.

Selain itu, diperlukan juga kerja keras dan kerja cerdas dalam menyelesaikan studi S2, mengingat masa program magister hanya 2 tahun.

"Kepandaian mengatur skala prioritas sangat diperlukan agar sesuai dengan time periode masa studi. Perlu pengorbanan mencapai keberhasilan. Jer Basuki Mawa Beya menjadi semboyan yang saya anggap sesuai untuk menggambarkan setiap lika-liku proses perkuliahan S2 ini,” ungkap Syachroni.

Kesibukan Syachroni mengarahkan ia untuk fokus menyelesaikan studi tepat waktu. Di mana saat ini, Syachroni bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Kesehatan, tepatnya di Badan Litbang Kesehatan di Jakarta, sehingga tak heran bila ia mengambil program magister Administrasi dan Kebijakan Kesehatan.

Baca Juga: Muharram Camp BSI Maslahat Bekali Anak Yatim Mental dan Spiritual

“Rencana saya selepas ini adalah kembali aktif bekerja dan mengabdi untuk negeri dengan membuat penelitian-penelitian dan memberikan rekomendasi kebijakan di bidang manajemen pelayanan kesehatan,” tutur pria 31 tahun ini.

Kegiatan lain semasa kuliah yang pernah Syachroni ikuti adalah terlibat dalam kepanitiaan seminar nasional kebijakan kesehatan yang diselenggarakan oleh Prodi S2 AKK dan pelatihan unit cost yang bermanfaat untuk menetapkan harga atau tarif suatu pelayanan kesehatan.

“Harapan saya di masa mendatang adalah mendapat kesempatan kembali ditugaskan belajar oleh Kemenkes RI untuk menempuh studi selanjutnya di luar negeri,” imbuhnya.

Namun, saat ditanya ketika penat datang melanda di tengah-tengah kesibukannya menggarap tesisnya, Syachroni juga tak memungkiri bahwa dirinya juga perlu berlibur.

Baca Juga: Maria Apriliani, Doktor Muda Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Internasional

"Travelling juga perlu saat penat, ya mungkin berlibur di dalam maupun luar negeri juga menjadi pengisi kegiatan di sela-sela kesibukan kuliah," tandasnya.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.