Minggu, 07 Jun 2026 05:15 WIB

Santri Padepokan Samsudin di Blitar Dipulangkan

Situasi padepokan milik Samsudin di Blitar. (Foto: Bramanta Pamungkas/ jatimnow.com)
Situasi padepokan milik Samsudin di Blitar. (Foto: Bramanta Pamungkas/ jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan santri yang masih berada di lingkungan Padepokan Nurusy Syifa Nusantara milik Samsudin di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, dipulangkan oleh Forkopimda setempat.

Proses pemulangan santri ini dilakukan secara bertahap. Selain itu mereka juga menutup segala bentuk aktivitas di padepokan tersebut.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Kasi Humas Kemenag Kabupaten Blitar, Jamil Mashudi mengatakan keputusan untuk memulangkan santri ini berdasarkan hasil rapat koordinasi Forkopimda. Mereka menyepakati untuk memulangkan santri Samsudin yang masih berada di padepokan.

"Berdasarkan hasil kesepakatan antara kepolisian, Kemenag, Pemkab Blitar bahwa orang-orang atau santri yang ada di Padepokan itu dipulangkan," ujarnya, Minggu (10/03/2024).

Dari hasil pendataan terdapat sekitar 30 orang lebih yang ada di padepokan tanpa ijin ini. Seluruhnya akan dipulangkan ke rumah secara bertahap. Sementara, proses pemulangan santri itu dilakukan oleh Dinsos Kabupaten Blitar.

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

"Kurang lebih ada sekitar 30 orang. Dipulangkan secara bertahap, untuk proses akomodasinya dibantu Dinsos Kabupaten Blitar," terangnya.

Para santri itu berasal dari berbagai daerah. Seperti dari Malang, Tuban, Banyuwangi, bahkan hingga ada yang dari Sumatera. Pemulangan santri ini dilakukan juga untuk menjaga kondusifitas wilayah. Terlebih Samsudin selalu pemilik padepokan juga telah ditahan Polda Jatim.

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

"Ini supaya menjadi pelajaran bagi kita semua, agar tidak terulang kembali adanya kegaduhan dan merugikan banyak pihak. Kemudian Forkopimda hadir untuk menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Blitar," pungkasnya.

Reporter : Bramanta Pamungkas
capt : Situasi padepokan milik Samsudin di Blitar. Bramanta Pamungkas

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.