Minggu, 14 Jun 2026 07:02 WIB

Stok Beras di Trenggalek Aman hingga Lebaran, Harga Diprediksi Stabil

Warga saat membeli beras di Gerakan Pangan Murah. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Warga saat membeli beras di Gerakan Pangan Murah. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejak dua bulan terakhir, harga beras di Kabupaten Trenggalek mengalami lonjakan. Padahal stok beras di Kabupaten Trenggalek berlimpah dan mampu mencukupi kebutuhan hingga Idul Fitri mendatang.

Untuk menekan kenaika harga beras itu, pihak Pemkab setempat menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPN).

Baca Juga: Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

Gerakan ini dirasakan manfaatnya oleh warga. Salah satunya Siti Fatimah (56) warga Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari. Selama ini Siti mengeluhkan mahalnya harga beras di pasar. Sebelumnya harga beras mencapai Rp12 ribu per kilogram. Kini naik menjadi Rp15 ribu per kilogram.

"Ya warga kesusahan, karena harga beras sudah naik sejak dua bulan terakhir," ujarnya, Kamis (7/3/2024).

Namun dengan adanya Gerakan Pangan Murah, warga yang mendapatkan kupon bisa membeli beras dengan harga Rp10.400 per Kg atau 5 Kg beras dengan harga Rp52 ribu.

"Tadi saya beli beras dari Bulog itu Rp52 ribu per 5 Kg. Tapi syaratnya harus bawa kupon. Saya berharap sering diadakan Gerakan Pangan Murah karena masyarakat bisa membeli beras dengan harga murah," harapnya.

Baca Juga: Lebaran 2026, Bongkar Muat di Priok Tetap Stabil

Kepala Gudang Bulog Karangsuko Trenggalek, Jefri Haryanto menjelaskan, dalam Gerakan Pangan Murah ini, pihaknya menyediakan 5 Ton beras medium dengan paket kemasan 5 Kg. Harga yang dijual kepada masyarakat hanya Rp10.400 per Kg atau Rp52.000 per 5 Kg.

Saat disinggung terkait stok beras di Gudang Bulog Trenggalek, Jefri memastikan aman hingga Idul Fitri mendatang. Pasalnya, saat ini stok beras mencapai 700 Ton.

"Kami juga menyiapkan cadangan beras di Gudang Tulungagung, apabila nanti stok beras di Trenggalek menipis," imbuhnya.

Baca Juga: Trafik Data Indosat Naik 20 Persen Saat Mudik Lebaran 2026

Sementara itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, memang saat ini harga beras di pasaran mencapai Rp 15 ribu per Kg. Hal itu juga seiring dengan naiknya harga gabah dipetani yang mencapai Rp 8 ribu hingga Rp 12 ribu per Kg.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini memprediksi, pada momen Idul Fitri tidak akan terjadi kenaikan harga beras. Mengingat pada saat itu, akan terjadi panen raya di Kabupaten Trenggalek.

"Saat ini masa tanam padi sudah mencapai 2 bulan. Jadi saat hari raya itu pas dengan panen raya. Sehingga tidak ada kenaikan harga beras," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.