Minggu, 07 Jun 2026 16:17 WIB

WBL Luncurkan Program Edukasi, Peserta Tembus 15 Ribu Anak

Jalannya program edukasi, praktik manasik haji massal di WBL. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Jalannya program edukasi, praktik manasik haji massal di WBL. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Praktik manasik haji yang digelar Wisata Bahari Lamongan (WBL) berlangsung meriah. Ribuan anak dari berbagai wilayah di tingkat PAUD dan TK turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Direktur Utama WBL, Ahmad Salim mengatakan, kegiatan manasik haji massal merupakan program edukasi terbaru yang dihadirkan oleh WBL.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kita membuat edukasi ini, karena memang sekolah-sekolah menginginkan untuk kegiatan manasik haji, tapi tidak terfasilitasi di Kabupaten Lamongan. Oleh karenanya WBL menginisiasi program manasik haji massal, yang hari ini mulai dilaksanakan, sampai tanggal 28 Februari," kata Ahmad, Senin (26/2/2024).

Pada edisi pertama ini, sebanyak 15 ribu anak tercatat sebagai peserta. Melihat animo masyarakat, Ahmad Salim menyampaikan bila kegiatan ini akan digelar rutin.

"Agar nanti sekolah-sekolah atau pengunjung bisa mengunjungi WBL, dia berlibur tapi juga melaksanakan program edukasi terkait manasik haji juga bisa," ujarnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Ke depan, beber Ahmad, pihaknya berencana menyiapkan pembimbing, agar pelaksanaan program manasik haji bisa terasa seperti haji yang sebenarnya.

"Mulai bagaimana dia tawaf, bagaimana dia sa'i dan semua kegiatannya, itu persis seperti kegiatan umrah dan haji. Dan semangat kita nanti, kami akan juga menjadikan pusat terpadu manasik haji massal untuk PAUD, TK dan SD di Jatim," ucap Ahmad.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan bahwa program manasik haji yang diselenggarakan WBL tersebut akan memberikan fondasi bagi anak-anak, terutama mengenai rukun islam.

"Dan itu ditumbuhkan dengan beragam kegiatan religi, salah satunya manasik haji. Ini kita harapkan menjadi sesuatu yang baru, selain bisa menunjang kehadiran wisatawan, tapi juga bisa memiliki value yang lain untuk kegiatan pendidikan karakter bagi anak," ungkap Pak Yes.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.