Rabu, 22 Jul 2026 09:07 WIB

Kapolres Lamongan Perkuat Peran Wartawan, Antisipasi Meluasnya Berita Hoax

Kapolres Lamongan, AKBP Bobby A. Candra Putra disela-sela kegiatan piramida. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kapolres Lamongan, AKBP Bobby A. Candra Putra disela-sela kegiatan piramida. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Maraknya disinformasi dan berita hoax membuat masyarakat resah. Menyikapi hal tersebut, Polres Lamongan mengambil langkah khusus dengan memperkuat peran wartawan.

Kapolres Lamongan, AKBP Bobby A. Candra Putra mengungkapkan, pihaknya berkomitmen menciptakan kondusifitas masyarakat, utamanya dalam konsumsi informasi.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Menurutnya, peran media mainstream saat ini sangat penting untuk melawan dan meluruskan narasi informasi kontraproduktif yang berkembang melalui media sosial.

"Ke depan, kami (Polres Lamongan) ingin ada skema pemberitaan dari media mainstream agar konsumsi informasi tetap produktif dan tidak sebaliknya, yakni kontraproduktif," katanya saat kegiatan Ngopi Bareng awak media, Senin (26/2/2024).

Kapolres yang baru 3 bulan bertugas di Lamongan ini mengaku, siap melakukan pembinaan kepada pelaku media sosial. Ia berkomitmen menjernihkan informasi melalui kekuatan media mainstream.

"Semua masukan akan jadi catatan khusus buat langkah kami. Nanti supaya ada pembinaan agar akurasi informasinya tepat," ujar Kapolres.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyatakan siap untuk menerima kritikan dari unsur media mainstream.

"Selama itu untuk kebaikan, saya terbuka. Tapi saya dibantu apabila ada satu dua hal yang membuat warga resah, mohon dibantu dinetralisir," urainya

Sementara itu, wartawan yang bertugas di Lamongan, Hari Saktiono mengaku cukup resah dengan informasi tumpul yang disajikan dan disebarluaskan melalui media sosial.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Wartawan tersebut menyarankan agar Polres Lamongan lebih selektif menyebarluaskan informasi. Apalagi, menurutnya, yang berkaitan pada kondusifitas masyarakat.

"Contoh laka lantas, banyak sekali kami temui laporan kejadian tersebar di media sosial. Tidak dicernah dan melalui proses analisis kemudian di share langsung, bahayanya masyarakat mudah terpancing dan jadi berita hoax," bebernya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.