Selasa, 09 Jun 2026 19:44 WIB

276 KPPS di Sidoarjo Sakit, Berikut Rinciannya

Ilustrasi. Suasana di TPS 31 Desa Sawotratap Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/ jatimnow.com)
Ilustrasi. Suasana di TPS 31 Desa Sawotratap Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/ jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 276 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Sidoarjo dilaporkan sakit. Beberapa di antaranya harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala Dinas Kesehatan/Dinkes Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan, dari data Fasyankes Online/DFO Kemenkes terdapat 276 petugas KPPS yang sakit.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Update jumlah petugas KPPS di Sidoarjo yang sakit 276 pasien," terang Fenny, Jumat (16/2/2023).

Ia melanjutkan, 268 pasien di antaranya menjalani rawat jalan. Sementara 3 pasien lainnya harus menjalani rawat inap dan 5 pasien lainnya dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD).

Lebih lanjut, beberapa KPPS yang dilaporkan sakit karena mengalami keletihan, namun sebagian lagi karena ada yang telat makan hingga tidak sarapan.

"Dari laporan teman-teman di lapangan rata-rata seperti itu, karena memang para petugas KPPS ini mereka berangkat pagi dan pulang larut malam," terangnya.

Fenny melanjutkan bahwa sebanyak 1.568 petugas diterjunkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi petugas KPPS.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Mereka harus siap siaga untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi petugas KPPS yang sakit. Baik yang berada di Puskesmas maupun rumah sakit. Berdasarkan data dari KPU Sidoarjo sendiri, jumlah petugas KPPS di Sidoarjo mencapai 38.963 orang. Mereka bertugas di 5.566 TPS di Sidoarjo," terangnya.

Para petugas KPPS yang jatuh sakit menjalani perawatan di Puskesmas setempat hingga RSUD Sidoarjo. Ada yang harus dirujuk ke RSUD Sidoarjo karena mengalami sakit yang harus mendapatkan perawatan khusus.

"Terdapat 10 besar diagnosis penyakit. Rincinnya 62 orang terkena myalgia, 51 orang terkena essentials hipertensi dan 15 orang terjangkit headanche. Selain itu, 14 orang terjangkit sistemic disorder of conevtive tissue, 12 orang terkena dyspepsia dan 11 orang terkena rematism. 8 orang mengalami acut nasopharingtis, 7 orang mengalami gastric ulcer dan 7 orang lainnya mengalami hipertensi heart disease, 2 orang petugas KPPS mengalami diare and gastroenteritis," papar Fenny.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Fenny menambahkan, seluruh petugas KPPS yang sakit telah menjalani pemeriksaan medis. Selain itu mereka sudah mendapatkan obat hingga vitamin. Sebanyak 252 pasien dinyatakan sudah sembuh.

"Satu orang masih ditujukan dan 23 pasien lainnya masih dirawat. Pihaknya menegaskan akan terus memantau kondisi petugas KPPS," pungkas dia.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.