Minggu, 26 Jul 2026 17:33 WIB

276 KPPS di Sidoarjo Sakit, Berikut Rinciannya

Ilustrasi. Suasana di TPS 31 Desa Sawotratap Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/ jatimnow.com)
Ilustrasi. Suasana di TPS 31 Desa Sawotratap Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/ jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 276 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Sidoarjo dilaporkan sakit. Beberapa di antaranya harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala Dinas Kesehatan/Dinkes Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan, dari data Fasyankes Online/DFO Kemenkes terdapat 276 petugas KPPS yang sakit.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

"Update jumlah petugas KPPS di Sidoarjo yang sakit 276 pasien," terang Fenny, Jumat (16/2/2023).

Ia melanjutkan, 268 pasien di antaranya menjalani rawat jalan. Sementara 3 pasien lainnya harus menjalani rawat inap dan 5 pasien lainnya dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD).

Lebih lanjut, beberapa KPPS yang dilaporkan sakit karena mengalami keletihan, namun sebagian lagi karena ada yang telat makan hingga tidak sarapan.

"Dari laporan teman-teman di lapangan rata-rata seperti itu, karena memang para petugas KPPS ini mereka berangkat pagi dan pulang larut malam," terangnya.

Fenny melanjutkan bahwa sebanyak 1.568 petugas diterjunkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi petugas KPPS.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

"Mereka harus siap siaga untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi petugas KPPS yang sakit. Baik yang berada di Puskesmas maupun rumah sakit. Berdasarkan data dari KPU Sidoarjo sendiri, jumlah petugas KPPS di Sidoarjo mencapai 38.963 orang. Mereka bertugas di 5.566 TPS di Sidoarjo," terangnya.

Para petugas KPPS yang jatuh sakit menjalani perawatan di Puskesmas setempat hingga RSUD Sidoarjo. Ada yang harus dirujuk ke RSUD Sidoarjo karena mengalami sakit yang harus mendapatkan perawatan khusus.

"Terdapat 10 besar diagnosis penyakit. Rincinnya 62 orang terkena myalgia, 51 orang terkena essentials hipertensi dan 15 orang terjangkit headanche. Selain itu, 14 orang terjangkit sistemic disorder of conevtive tissue, 12 orang terkena dyspepsia dan 11 orang terkena rematism. 8 orang mengalami acut nasopharingtis, 7 orang mengalami gastric ulcer dan 7 orang lainnya mengalami hipertensi heart disease, 2 orang petugas KPPS mengalami diare and gastroenteritis," papar Fenny.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Industri, Kawan Lama Solution Expo 2026 Hadir di Surabaya

Fenny menambahkan, seluruh petugas KPPS yang sakit telah menjalani pemeriksaan medis. Selain itu mereka sudah mendapatkan obat hingga vitamin. Sebanyak 252 pasien dinyatakan sudah sembuh.

"Satu orang masih ditujukan dan 23 pasien lainnya masih dirawat. Pihaknya menegaskan akan terus memantau kondisi petugas KPPS," pungkas dia.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.