Sabtu, 06 Jun 2026 21:39 WIB

Sandiaga Uno Tanggapi Ahok Soal Jokowi Tak Bisa Kerja: Mikul Dhuwur Mendhem Jero

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Salahuddin Uno. (foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Salahuddin Uno. (foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Viral tayangan media sosial mengenai pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebut Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa bekerja.

Di hadapan awak media setelah acara pelatihan digital marketing di Sidoarjo, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Salahuddin Uno memberikan komentarnya, Kamis (8/2/2024).

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Ia mengutip pepatah Jawa, mikul dhuwur mendhem jero saat memberikan tanggapan pernyataan Ahok.

"Pak Jokowi ini kan dulu senior kami waktu tugas di Pemprov DKI, saya mengusung mikul dhuwur mendhem jero, bahwa kebaikan-kebaikan pimpinan itu yang harus kami tampilkan," tegasnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia itu membantah pernyataan soal Jokowi yang disebut tak bisa bekerja.

"Jika ada yang sedikit kurang atau koreksi, sebaiknya tidak perlu dipertontonkan, tetapi justru menjadi koreksi," ucapnya.

Baca Juga: Bandara Notohadinegoro Jember Resmi Beroperasi, Ini Harapan Fraksi PPP

Sandiaga Uno membantah hal tersebut, melalui kecekatan Jokowi saat pengambilan keputusan soal polemik penyesuaian pajak hiburan.

"Saya bertugas di kabinet Pak Jokowi sudah tahun keempat, beliau ini sangat cepat bekerja. Contohnya, penyesuaian pajak hiburan kemarin menjadi suatu polemik. Masyarakat mengeluh, Pak Jokowi langsung bekerja, memanggil para pembantunya, salah satunya kami dari Kemenparekraf yang langsung memberikan keputusan agar kebangkitan pariwisata, hiburan dan ekonomi Indonesia ini terus berjalan," tegas Sandiaga.

Ia melanjutkan tidak hanya itu, Sandiaga Uno juga menyampaikan pencapaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen pada tahun 2023.

Baca Juga: Mengulik Pertemuan Gubernur Khofifah dan Forkopimda Jatim dengan Jokowi

"Keberhasilan hampir 10 tahun dari pemerintahan Kabinet Indonesia Maju karena semua elemen kompak bekerja di bawah komando Jokowi," tuturnya.

Ia mengimbau agar jangan saling menjatuhkan satu sama lain, tetapi harus mencoba menampilkan yang terbaik dari yang didukung.

"Seperti Pak Ganjar dan Pak Mahfud sangat dekat dengan rakyat, juga dapat menciptakan lapangan kerja sehingga kerja mudah, harga-harga sembako murah dan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi itu yang harus kita tonjolkan ke depan," tutupnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.