Minggu, 14 Jun 2026 07:48 WIB

1.000 Personel Gabungan Disiapkan untuk Pengamanan Suro di Madiun

  • Penulis :
  • | Jumat, 07 Sep 2018 15:55 WIB
Inspeksi pasukan
Inspeksi pasukan

jatimnow.com - Sebanyak 1.000 personel gabungan TNI, Polri, Brimob melakukan apel pengamanan suro 2018. Apel gabungan pengamanan suro 2018 ini dilaksanakan di Alun-Alun Madiun Kota, Jumat (7/9/2018).

1.000 personel tersebut memang dipersiapkan untuk mengamankan suro di Madiun. Walaupun Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Madiun, Pemkot Madiun, dan Polres Madiun Kota sepakat untuk tidak ada kegiatan suro di Madiun.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

"Memang sudah ada kesepakatan tidak ada kegiatan suro besar-besaran. Dalam artian tidak ada mobilisasi massa masuk ke Madiun," kata Kapolres Madiun Kota, AKBP Nasrun Pasaribu.

Ia menjelaskan, pengamanan wajib dilakukan. 1.000 personel yang disiapkan tersebut melibatkan Polres di Korwil V dan Polres Nganjuk. Menurutnya, Polres Nganjuk diikutsertakan karena juga daerah perbatasan langsung dengan Madiun.

"Seluruh Polres di Korwil V dan Nganjuk kami ajak untuk juga mengamankan," tambah AKBP Nasrun.

Ia mengatakan, 1.000 personel yang disiapkan akan menjaga titik yang dianggap rawan. Selain itu di pintu perbatasan yang masuk wilayah Madiun.

"Misal di Ponorogo-Madiun akan dijaga di Mlilir. Juga di Madiun-Nganjuk akan dijaga di Wilangan," tambahnya.

Selain titik pintu masuk, lanjut ia, personel juga ditempatkan di jalan-jalan tikus. Bisa jadi, mereka nekat ke Madiun melalui jalan tikus.

Sementara, ditanya ada kemungkinan pesilat yang nekat datang ke Madiun, AKBP Nasrun menegaskan akan mengembalikan pesilat tersebut ke daerah asal. Karena sudah ada kesepakatan tidak ada mobilisasi pengamanan.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Di sisi lain, plt Walikota Madiun, Sugeng Risiyanto, mengapresiasi langkah Polres Madiun Kota untuk tidak ada kegiatan suro besar-besaran. Apalagi 2019 nanti merupakan tahun politik.

"Saya apresiasi atas nama Pemkot Madiun. Dan apa yang menjadi komitmen saya harap dipatuhi oleh seluruhnya," pintanya.

Sementara, ketua IPSI Madiun, Murjoko, mengatakan semua perguruan pencak silat di Madiun sudah siap. "Semua sudah siap dan mengerti. Bahwa tidak ada mobilisasi massa saat bulan Suro," katanya.

Ia meminta, bagi perguruan silat yang biasa mengadakan acara di Madiun untuk meniadakan sesuai kesepakatan. Ia tidak ingin ada kejadian yang tidak inginkan.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

"Saya harap mengadakan kegiatan di masing-masing wilayah saja. Tidak perlu di pusatkan dan mobilisasi massa ke Madiun," pungkasnya.

Reporter: MIta Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.